Image

KISAH MISTERI: 'Makam Berdarah' dari Balikpapan Sisakan Teka-teki

Amir Sarifudin , Jurnalis · Sabtu 14 Oktober 2017, 00:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 13 340 1795160 kisah-misteri-makam-berdarah-dari-balikpapan-sisakan-teka-teki-o7YtEVphU3.jpg Makam berdarah di Balikpapan. (Amir S/Okezone)

BALIKPAPAN – Sejak tahun 2.000, masyarakat dari berbagai belahan dunia menyambut datangnya era milenium. Dimana perkembangan teknologi termasuk arus informasi sedemikian pesat. Bahkan untuk informasi saja bisa diketahui tanpa sensor hingga kabar yang benar bisa bercampur dengan kebohongan alias hoax.

Seperti kabar ‘makam berdarah’ yang terjadi di kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada Minggu, 8 Oktober lalu. Sontak, peristiwa ini menyita perhatian warga sekitar kompleks pemakaman Bukit Damai Sentosa 2.

Bahkan kabar itu tersebar dan menjadi viral di media sosial seperti Facebook dan Instagram. Tak hanya itu, videonya telah ribuan kali dibagikan dan dikirim pula ke berbagai grup Whatsapp.

Ketika tim Okezone mendatangi kompleks makam yang terletak di kecamatan Balikpapan Selatan itu, memang ada sebuah makam yang mengeluarkan cairan berwarna merah pekat seperti darah. Cairan itu keluar dari dalam makam perempuan yang baru meninggal pertengahan September 2017.

Di dekat makam juga tercium aroma anyir yang kata penjaga makam, Ruslan, aroma itu akan semakin kuat ketika usai hujan kemudian terjemur panas terik matahari. Cairan merah itu, kata Ruslan, diketahuinya telah keluar dari dalam makam bersamaan dengan air pada Sabtu siang.

"Ini makam perempuan, usianya 69 tahun saat meninggal," kata Ruslan yang saat itu mengaku baru pertama kali melihat kejadian aneh itu.

 

Ruslan kala itu juga berucap bahwa sebelum cairan berwarna merah darah, yang pertama kali keluar dari dalam makam adalah cairan kuning.

Ilmu Hitam dan Para Pemburu Wangsit

Kabar yang menyebar cepat mengenai fenomena ini juga membuat beberapa warga menghubungkannya dengan hal-hal berbau mistis. Mulai dari urusan ilmu hitam hingga siluman gentayangan bernama Kuyang yang konon suka mengisap darah bayi dan perempuan hamil atau yang baru melahirkan.

Rosdiana, perempuan yang akrab disapa Acil ini bahkan mengaku pernah memilki pengalaman mistis. Dengan mata kepalanya sendiri, dirinya melihat jasad yang diduga memiliki ilmu hitam semasa hidup.

"Keluar darah terus mayatnya. Dari mulut juga hidung. Biasanya ada ilmu hitam yang dibawa sampai mati karena belum diturunkan ke yang hidup," begitu cerita si Acil Rosdiana kepada Okezone.

Sementara makam itu juga terus dikunjungi warga yang penasaran. Rata-rata mereka berdalih ingin membuktikan sendiri kabar yang ramai tersiar di media sosial. Meski ada juga yang berharap fenomena itu tidak menimpa keluarga yang dimakamkan karena bisa menjadi aib bagi sanak saudara dan kerabat yang masih hidup.

Adapula warga bernama Bambang yang nekat ingin tidur di dekat makam karena berharap mendapat bisikan gaib alias wangsit yang nanti digunakan untuk membeli nomor togel. Namun niat Bambang itu urung terlaksana karena mendapat penolakan dari warga sekitar kompleks makam.

Getah Ulin dan Akhir Kisah ‘Makam Berdarah’

Tidak ingin kabar itu menggelinding kian bebas dan liar, Forum RT di BDS segera bertindak dengan menimbun kembali makam dengan tanah. Forum RT juga mengambil sampel air bercampur cairan merah darah dan menyatakan itu merupakan getah dari akar pohon kayu ulin yang bercampur dengan unsur batu bara dekat makam.

"Lihat, ini air yang kami ambil di makam dan di atas, yang tampak mengambang itu bukan darah tapi getah ulin yang juga bercampur zat semacam minyak dari batu bara. Di kompleks makam itu memang ada batu bara," kata Eddy Hasan, anggota Forum RT BDS 2 yang memberi penjelasan kepada Okezone.

Dirinya juga bersedia memberikan sampel air jika ada yang mau menelitinya.

"Silakan saja jika ada yang mau teliti, kami sudah siapkan beberapa botol sampel air plus cairan yang katanya darah, biar warga tahu dan tidak lagi menyebarkan kabar yang tidak benar. Kasihan keluarga almarhumah yang masih hidup jika mendengar kabar itu," ucap Eddy Hasan lagi.

Adapun kondisi makam itu kini sudah tidak lagi mengeluarkan cairan merah darah karena warga sekitar berinisiatif menutupnya dengan tanah. Juga tidak ada lagi yang penasaran mendatangi makam sehingga menjadikan kompleks makam BDS 2 kembali sepi. Keramaian hanya terjadi ketika ada jenazah baru yang akan dimakamkan.

 

Adanya kabar ‘makam berdarah’, tentu menjadi pelajaran untuk tidak mudah percaya atas sebuah informasi yang belum bisa dipastikan kebenarannya. Mengingat belum ada penelitian ilmiah terhadap sampel air dan cairan merah darah yang sudah dikumpulkan dalam berbagai botol air mineral.

Terlebih di era milenial seperti saat ini, maka sudah seharusnya bijak dalam menerima dan menyebarluaskan informasi. Bukan malah terjebak dalam dunia mistis di tengah kecanggihan teknologi. (sym)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini