nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hendak Bunuh Diri dengan Loncat dari Jembatan, Perempuan Ini Justru Jadi Korban Pemerkosaan

Rufki Ade Vinanda, Jurnalis · Senin 16 Oktober 2017 03:55 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 16 18 1796007 hendak-bunuh-diri-dengan-loncat-dari-jembatan-perempuan-ini-justru-jadi-korban-pemerkosaan-aq94HIcxJI.jpg Jembatan di Omsk, Rusia. (Foto: IBTimes)

MOSKOW - Beban hidup yang berat memang tak jarang membuat beberapa orang menyerah dan memilih cara instan seperti bunuh diri untuk mengakhiri penderitaan mereka. Seperti halnya yang dilakukan oleh seorang perempuan asal Rusia satu ini.

Perempuan berusia 25 tahun asal Negeri Beruang merah yang tak disebutkan namanya itu diketahui mencoba bunuh diri dengan melompat dari sebuah jembatan. Namun, sebelum ia berhasil mengakhiri hidupnya, perempuan yang juga merupakan ibu muda dari satu orang anak itu mengalami hal mengerikan yang mungkin membuat beban hidupnya semakin berat.

Sebagaimana diwartakan IBTimes, Senin (16/10/2017), perempuan tersebut justru menjadi korban pemerkosaan oleh seorang pria asing saat tengah memilih tempat untuk meloncat di jembatan di Omsk. Setelah diperkosa, si perempuan malang itu hanya bisa terduduk di tepi jalan di samping jembatan untuk meratapi nasibnya.

Ia kemudian kembali bangun dan kembali meloncat dari jembatan. Tetapi usahanya kembali gagal setelah seorang supir taksi mencegah aksi tersebut dan menyelamatkannya.

"Saya menyelematkannya setelah ia diperkosa oleh seorang pria dan hendak melompat dari jembatan. Saya bahkan tidak ingat apa yang saya katakan saat itu agar ia berhenti melompat. Yang jelas saya lega karena berhasil membujuknya menjauh dari kematian," ujar si supir taksi.

Supir taksi tersebut kemudian membawa perempuan itu ke kantor polisi untuk melaporkan pemerkosaan yang dialaminya. Belakangan diketahui jika ia nekat hendak bunuh diri karena baru saja bercerai dengan suaminya. Perempuan itu meninggalkan rumahnya tepat tengah malam dan meninggalkan putrinya yang baru berusia 2 tahun hanya dengan ibunya.

Tanpa butuh waktu lama, polisi kemudian mengkap pelaku pemerkosaan yang berusia 26 tahun. Kini pihak berwenang membantu perempuan itu untuk berkonsultasi dengan psikolog untuk mendapat dukungan atas penderitaan yang ia rasakan.

(rav)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini