ANKARA – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, kembali melakukan langkah keras terhadap pihak-pihak yang berani mengkritisinya. Kali ini seorang politikus oposisi dilaporkan kepada otoritas keamanan Turki karena menyebut Erdogan sebagai diktator fasis.
Sebagaimana dikutip dari Reuters, Selasa (31/20/2017) kritikan keras terhadap Erdogan kali ini disampaikan oleh juru bicara Partai Republik Rakyat (Cumhuriyet Halk Partisi/CHP), Bulent Tezcan. Ia mengklaim bahwa saat ini Turki dibayangi suasana yang mengerikan.
“Jika Anda mencoba menakuti orang-orang dan untuk menciptakan suasana mengerikan dengan menunjukkan kata-kata hukum sebagai tindakan ilegal, kami tidak akan gentar,” ucap Tezcan pada pidatonya di Kota Tekirdag.
Tezcan menyampaikan kritik itu untuk membela Wali Kota Tekirdag yang sempat memberikan komentar bahwa Erdogan merupakan sosok diktator pada Kongres Partai CHP bulan ini. Akibat komentar tersebut, sang wali kota sempat diinterogasi oleh otoritas keamanan Turki.
“Saya tidak tahu apakah wali kota kita mengatakannya atau tidak. Saya di sini di Tekirdag, mengatakannya sekarang: ‘Erdogan merupakan diktator fasis’,” tegas Tezcan pada pidatonya tersebut.
Komentar itu pun langsung menyulut kemarahan kubu Erdogan serta para pejabat di partai penguasa. “Pidato kebencian Tezcan adalah salah satu contoh aib bagi oposisi utama,” tulis juru bicara Erdogan, Ibrahim Kalin, pada Senin 30 Oktober 2017.
Pada hari ini, pengacara Erdogan pun melaporkan komentar Tezcan tersebut. “Kami telah mengajukan petisi hukum mengenai Bulent Tezcan dengan kantor kejaksaan Ankara karena kejahatan menghina presiden,” tulis pengacara sang Presiden Turki, Huseyin Aydin, di Twitter.
Sekadar informasi, menghina presiden merupakan kejahatan di Turki yang dapat menyebabkan seseorang mendekam di penjara hingga empat tahun. Para pengacara Erdogan diklaim telah melaporkan lebih dari 1.800 kasus penghinaan terhadap sang Presiden Turki. Dari seorang kartunis, mantan Miss Turki bahkan hingga siswa sekolah tidak lepas dari tuduhan menghina Presiden Turki karena mengkritisi Erdogan.
(Emirald Julio)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.