Saat itu, tersangka hendak kembali ke Korea Selatan menggunakan pesawat Korean Airlines nomor penerbangan KE-630 tujuan Denpasar-Incheon (Korea Selatan).
Dikabarkan sebelumnya, pada 5 Mei 2015 tersangka Tersangka Yang Jihye beserta rekan lainnya membuka dan mendirikan situs perjudian olahraga ilegal yang disebut "CAB" dengan server dan kantor pusat yang berada di Weihai, Shandong, China, kemudian pindah ke Taiwan. Lalu, dia membuka kantor pusatnya pada 9 Desember 2015.
Sejak 5 Mei 2015, para tersangka telah mempunyai sekira 20.000 orang pegawai yang tergabung dengan "CAB" yang bertugas mengurus judi online pertandingan olahraga.
"Dengan cara tersebut mereka mengoperasikan situs perjudian olahraga ilegal dan memperoleh keuntungan ilegal sekitar 20 miliar won. Karena pelanggaran tersebut, tersangka dicari oleh Badan Kepolisian Metropolitan Busan dengan sebuah Arrest Waran," pungkasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.