Image

HISTORIPEDIA: Pelantikan Kaisar Hirohito, Penguasa Jepang dengan Masa Jabatan Terlama Sepanjang Sejarah

Djanti Virantika, Jurnalis · Jum'at 10 November 2017, 06:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 09 18 1811565 historipedia-pelantikan-kaisar-hirohito-penguasa-jepang-dengan-masa-jabatan-terlama-sepanjang-sejarah-B8hJymFc5a.jpg Kaisar ke-124 Jepang, Michinomiya Hirohito. (Foto: History)

KAISAR Jepang, Hirohito, terkenal akan dua hal semasa hidupnya. Pertama, pria bernama asli Michinomiya Hirohito itu menjadi kaisar Jepang dengan masa jabatan paling lama sepanjang sejarah, yakni sejak 1926 hingga 1989. Kedua, tentu saja kekalahan telak Negeri Sakura pada Perang Dunia II.

Dua tahun setelah meninggalnya sang ayah, Kaisar Taisho, Hirohito ditahbiskan menjadi penguasa pada 10 November 1928. Mengutip dari History, Jumat (10/11/2017), Hirohito menjadi Kaisar ke-124 Jepang sejak awal berdiri pada 660 Sebelum Masehi (SM).

Ketika naik takhta, Hirohito dihadapkan pada salah satu masa ketidakpastian yang melanda Jepang. Mulai dari ambisi ekspansi militer pada awal 1931, hingga kekalahan memalukan usai Perang Dunia II pada 1945.

Hirohito tetap mampu menjalankan kekuasaannya dengan tegas. Salah satu keputusan yang paling diingat adalah menyerahnya Jepang setelah Nagasaki dan Hiroshima hancur karena dibom Amerika Serikat (AS). Saat itu, sang kaisar berpendapat bahwa Jepang harus menyerah.

Kepala negara itu kemudian menyampaikan penjelasan di balik maksud ‘menyerah’ kepada rakyatnya lewat siaran radio. Hirohito mengatakan, rayat Jepang harus mampu menahan penderitaan yang tidak tertahankan ini.

Selama di bawah pendudukan AS serta rekonstruksi pascaperang, kekuasaan absolut Hirohito secara formal dicabut. Ia harus rela melepaskan kekuasaan absolut sekaligus harga dirinya demi rakyat Jepang. Akan tetapi, Hirohito tetap menjadi lambang dan kepala negara hingga wafat pada 1989. Ia resmi menjadi kaisar dengan jabatan terlama sepanjang sejarah Jepang.

Kaisar Jepang itu wafat karena penyakit kanker usus 12 jari yang sudah dideritanya sejak lama. Ia dihargai masyarakat dunia hingga akhir hayatnya. Para pemimpin dunia datang ke Negeri Sakura untuk menyaksikan langsung pemakaman sang kaisar. Pemimpin dunia yang hadir di antaranya Presiden Amerika Serikat George Bush, Presiden Prancis Francois Mitterand, pihak Kerajaan Inggris, serta Raja Belgia. Ia dimakamkan di samping makam sang ayah, Kaisar Taisho, di Mausoleum Kekaisaran Musashino.

Jabatan kaisar lantas dilanjutkan oleh putra tertuanya, Akihito, hingga saat ini. Akan tetapi, Akihito sudah menyatakan untuk meletakkan jabatan alias pensiun sebelum dirinya wafat. Faktor usia serta kesehatan yang semakin menurun, menjadi dasar keputusan Akihito untuk pensiun dini. (DJI)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini