Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kronologi Bentrokan Napi Teroris Vs Kelompok Jhon Kei di Lapas Nusakambangan yang Menewaskan 1 Orang

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Kamis, 09 November 2017 |16:45 WIB
Kronologi Bentrokan Napi Teroris Vs Kelompok Jhon Kei di Lapas Nusakambangan yang Menewaskan 1 Orang
Menkumham gelar konferensi pers (Arie/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly membeberkan penyebab dan kronologi kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Permisan, Nusakambangan, Jawa Tengah yang menewaskan satu orang, pada Selasa 7 November 2017.

Kerusuhan itu, kata Yasonna, terjadi antara para narapidana (napi) kasus terorisme dengan kelompok Jhon Kei. Kedua kelompok tersebut berada dalam satu lapas. Mereka disatukan karena ada dua lapas di Pulau Nusakambangan yang sedang diperbaiki.

"Lapas Pasir Putih dan Lapas Batu itu dikosongkan untuk kita buat menjadi Lapas super maksimum security. Pasir Putih untuk (napi) teroris, Lapas Batu untuk yang narkoba," kata Menteri Yasonna di Kemenkumham, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (9/11/2017).

Karena disatukan maka terjadilah kelebihan (over) kapasitas. Antara kelompok napi teroris dan kubu Jhon Kei pun berselisih.

"Kita semua sudah antisipasi karena ini kan masing-masing. Memang di Permisan menjadi over kapasitas tapi kalau tidak kita lakukan itu tidak mungkin kita buang di luar Nusakambangan dan kita buat antisipasi," ‎katanya.

Setelah terjadinya gesekan, lanjut Yasonna, terjadilah aksi penyerangan para napi teroris ke kelompok Jhon Kei. Dari kejadian tersebut, satu orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka.

"Tapi sudah ada tersangkanya, Polisi langsung cepat kita selesaikan dan sekarang sebagian napiter (teroris) sudah kita geser ke pasir putih sebagian dan kelompok John Kei ada yang sudah kita geser ke lapas batu yang ruangannya sudah oke," jelasnya.

Yasonna menyebutkan kondisi Lapas Permisan Nusakambangan kini sudah kondusif lagi. “Keadaan sudah terkontrol, tidak ada lagi masalah. Mudah-mudahan dalam beberapa waktu lagi peralatan di Nusakambangan khususnya di batu selesai," tandasnya‎.

(Salman Mardira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement