Cara pandang orang Arab dalam hubungan antara agama dan negara sangat berbeda dengan bangsa Indonesia. Di sana, para ulama bukanlah tokoh nasionalis, sedangkan tokoh nasionalis bukanlah ulama. Situasi ini menyebabkan terjadinya benturan dan pertumpahan darah.
Berbeda dengan di Arab, Kiai Hasyim Asy’ari mampu menyatukan agama dan nasionalisme dengan ungkapannya, mencintai tanah air adalah bagian dari iman. Apa yang disampaikan oleh Kiai Hasyim tersebut merupakan bentuk refleksi atas kondisi di Nusantara yang sangat beragam.
Ketua Panitia Munas Robikin Emhas menjelaskan, pra-Munas dan Konbes ini merupakan kegiatan pendahuluan untuk mematangkan berbagai tema yang akan dibahas di acara tersebut. Tema-tema yang dibahas meliputi permasalahan kebangsaan dan keagamaan aktual yang membutuhkan pandangan dari para ulama.
Beberapa tema penting di antaranya adalah hukum investasi dana haji, penggunaan frekuensi publik untuk kepentingan kelompok tertentu, fikih disabilitas, revisi KUHP, ujaran kebencian, dan lainnya.
(Abu Sahma Pane)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.