nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Khofifah Laporkan Kemandirian Ekonomi Muslimat NU

Reni Lestari, Jurnalis · Kamis 24 November 2016 12:44 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 11 24 337 1550111 khofifah-laporkan-kemandirian-ekonomi-muslimat-nu-GVaHsHO7vI.jpg

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pembukaan Kongres XVII Muslimat Nahdlatul Ulama (NU). Hadir pula dan memberikan sambutan, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa.

Dalam sambutannya, Khofifah melaporkan sejumlah upaya pembangunan kemandirian ekonomi di kalangan warga Muslimat NU. Kemandirian itu melalui sebuah proyek percontohan bernama Perempuan Nusantara atau Penara.

"Hari ini anggota Penara ada 1,6 juta di Jawa Barat, dan 1300 di Jombang. Mereka omsetnya setiap hari di Jawa Barat sudah tembus Rp 314 juta, dan di Jombang karena baru satu kios Penara, Rp6 juta," kata Khofifah di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (24/11/2016).

Dalam kesempatan itu, Menteri Sosial ini juga menyampaikan, Muslimat NU tengah menyiapkan tiga rencana jangka panjang, yakni rencana strategis muslimat 2016-2021, master plan muslimat 2016-2026 dan grand design satu abad Muslimat NU 2046.

"Ini adalah upaya kami untuk bisa membangun kemandirian ekonomi di jajaran muslimat NU," sambung dia.

Khofifah menjelaskan, ada empat sasaran perubahan dalam grand design tersebut. Antara lain, revitalisasi pranata kultural, penguatan kepemimpinan kelompok basis, layanan sosial ekonomi dan penguatan kelembagaan. Sejumlah sasaran tersebut juga dibingkai dengan Islam Kebangsaan yang menjadi salah satu jargon NU.

"Dari empat sasaran tersebut, kami harus selalu melakukan pemantapan, kami harus selalu melakukan penguatan dan kami harus selalu meningkatkan yang terkait dengan Islam Kebangsaan sebagai rahim peradaban indonesia dalam kemajemukan NKRI," jelas dia.

Tak lupa, selain penguatan di bidang sosial dan ekonomi, lanjut Khofifah, Muslimat NU juga harus menjadi motor bagi peran dan citra Islam yang mendamaikan.

"Kami semua punya tekad memperjuangkan hadirnya Islam yang rahmatan lil alamin, Islam yang emnajdi juru damai, Islam yang menebar kasih, sebagai segarakan dakwah global yang dimotori oleh perempuan-perempuan NU," pungkas Khofifah. (sym)

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini