Image

Penuh Momen Mencurigakan, Wawancara PM Lebanon Kuatkan Spekulasi Keterlibatan Saudi

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 14 November 2017, 12:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 14 18 1813677 penuh-momen-mencurigakan-wawancara-pm-lebanon-kuatkan-spekulasi-keterlibatan-saudi-o7fPyiGLSC.jpeg Mantan Perdana Menteri Lebanon, Said Hariri berbicara dalam wawancara dengan Future TV, Lebanon. (Foto: AP)

RIYADH – Pengunduran diri mendadak dari Perdana Menteri (PM) Lebanon, Said Hariri adalah sebuah langkah mengejutkan dan membuat banyak pihak, terutama dari Pemerintah Lebanon, bertanya-tanya. Tak lama setelah pengunduran diri Hariri, muncul spekulasi bahwa putra mendiang PM Lebanon, Rafiq Hariri itu dipaksa untuk meletakkan jabatannya dan disandera oleh Pemerintah Arab Saudi di Riyadh.

BACA JUGA: Diduga Khawatir Akan Nyawanya, PM Lebanon Mengundurkan Diri Secara Mengejutkan

Untuk memadamkan spekulasi tersebut, Hariri kemudian melakukan wawancara dengan Future TV, sebuah stasiun televisi yang berafiliasi dengan partai politiknya. Namun, penampilan Hariri yang tak nyaman, tak meyakinkan, dan tidak tenang justru memperkuat dugaan terkait pengunduran dirinya dan menimbulkan pertanyaan baru.

Wawancara yang dilakukan pada Minggu 12 November waktu setempat itu dinilai tegang secara emosional dan aneh, membuatnya menjadi salah satu acara televisi yang paling banyak dikomentari sepanjang sejarah media sosial Lebanon. Analis mengatakan, para pemirsa tidak banyak memerhatikan apa yang dikatakan Hariri dan justru banyak berfokus pada bagaimana dia mengatakannya.

Associated Press, Selasa (14/11/2017), mencatat beberapa keanehan yang muncul dalam wawancara tersebut, termasuk adanya sosok mencurigakan yang sempat dilihat Hariri di ruangan belakang.

Pada suatu saat dalam wawancara tersebut, mata Hariri tampak terbelalak, terbuka lebar, dan melihat ke bagian belakang ruangan. Kamera kemudian menangkap sosok pria yang memegang gulungan kertas berdiri di sudut ruangan di belakang pewawancara. Pria itu segera menghilang, namun kamera yang kembali mengarah ke Hariri memperlihatkan wajah sang PM yang tampak jijik dan marah.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini