MAR DEL PLATA - Pemerintah Argentina resmi mengumumkan penghentian pencarian kapal selam ARA San Juan. Upaya pencarian korban ini dihentikan tepat setelah kapal selam yang mengangkut 44 awak itu menghilang selama 2 pekan.
"Terlepas dari besarnya upaya yang dilakukan, kini sudah tidak mungkin menemukan korban selamat kapal selam tersebut," Kata Juru Bicara Angkatan Laut Argentina, Enrique Balbi sebagaimana dikutip dari BBC, Jumat (1/12/2017).
BACA JUGA: Cadangan Oksigen Awak Kapal Selam Argentina yang Hilang Hanya Tersisa untuk 2 Hari
Harapan untuk menemukan korban selamat dari awak San Juan memudar setelah adanya ledakan di dekat lokasi terkahir kapal nahas itu berada. Sebelum resmi dihentikan, upaya pencarian kapal ARA San Juan sendiri telah diperpanjang hingga 2 kali lipat dari waktu pencarian yang ditentukan.
Enrique Balbi menambahkan, fasilitas keselamatan di San Juan kini sudah tak memungkinkan para awaknya untuk bertahan hidup. Meski pencarian terhadap para korban telah dihentikan, Otoritas Argentina berencana melakukan pencarian bangkai kapal di dasar laut.
BACA JUGA: Terdapat Laporan Ledakan di Area Kapal Selam Argentina Dinyatakan Hilang
Kapten Enrique Balbi memaparkan bahwa kapal selam San Juan menghilang setelah mengalami masalah teknis. Air diduga kuat telah memasuki badan kapal dan menyebabkan korsleting listrik dan memicu api di dalam kapal.
BACA JUGA: Harapan Semakin Menipis, Pencarian Kapal Selam Argentina Terkendala Angin Kencang
Kapal selam ARA San Juan terakhir memberikan informasi pada Rabu 15 November 2017 pagi waktu setempat. Kapal selam itu menghilang saat tengah dalam perjalanan pelayaran selama 10 hari dari pelabuhan Ushuaia, Argentina Selatan ke pangkalan angkatan laut di Mar del Plata, 400 kilometer selatan Buenos Aires.
(Rufki Ade Vinanda)