MAR DEL PLATA - Otoritas berwenang dan para petugas penyelamat kini harus bergerak lebih cepat dalam berlomba dengan waktu guna mencari keberadaan kapal selam yang hilang. Pasalnya, cadangan oksigen yang ada dalam kapal selam ARA San Juan hanya akan bertahan untuk 2 hari lagi.
Terhitung hingga saat ini, kapal selam milik Argentina itu telah hilang selama 5 hari. Sebelumnya beberapa media memberitakan ARA San Juan sempat terdeteksi di Atlantik Selatan. Penemuan ini menciptakan harapan baru agar kapal dan 44 awaknya bisa segera ditemukan.
BACA JUGA: Sebelum Hilang, Kapal Selam Argentina Sempat Laporkan Adanya Malfungsi Listrik
BACA JUGA: Angkatan Laut AS Bantu Cari Kapal Selam Argentina yang Hilang
Namun sayangnya, Juru bicara Angkatan Laut Argentina, Enrique Balbi kemudian mengonfirmasi bahwa sinyal tersebut bukan berasal dari San Juan. "Seperti yang dilaporkan oleh beberapa media sebelumnya. Kami semua memiliki harapan tapi sayangnya ini berasal dari sumber yang lain," ujar Balbi sebagaimana dilansir dari Metro, Selasa (21/11/2017).
Sinyal tersebut sebelumnya terdeteksi oleh dua kapal angkatan laut Argentina sekira 360 kilometer dari pantai Argentina di kedalaman sekira 200 meter. Presiden Argentina, Mauricio Macri telah menemui keluarga para awak kapal di kamp-kamp militer di mana mereka menunggu kabar dengan cemas.
Pencarian kapal ARA San Juan telah melibatkan bantuan dunia internasional. Lebih dari selusin kapal dan pesawat terbang dari Argentina, Amerika Serikat, Inggris, Cile, dan Brasil bergabung dalam upaya pencarian kapal yang hilang pada pada Rabu 15 November pagi tersebut.