KULONPROGO – Sejumlah pengungsi bencana banjir dan longsor di Kulonprogo, Yogyakarta mengeluh gatal-gatal, pusing dan sakit kepala.
Bencana di wilayah itu disebabkan badai Siklon Tropis Cempaka yang menyebabkan hujan deras disertai angin kencang hingga menyebabkan banjir dan tanah longsor. Baca: Banjir dan Tanah Longsor Kepung Kulonprogo
Salah warga yang mengungsi di Desa panjatan, Kecamatan Panjatan Kulonprogo, Kasmini memilih memeriksakan kesehatannya di pos kesehatan yang dibuka oleh Dinas kesehatan Kulonprogo.
“Mulai gatal-gatal dan pusing. Badan juga meriang,” keluh warga Krembangan itu, Sabtu (2/11/2017).
(Banjir terjang Kulonprogo. Foto Okezone/Kuntadi)
Keluhan sakit juga disampaikan Sudarti yang mengaku sakit kepala dan pusing.
“Pusing mas, kemarin sempat kehujanan,” ujarnya.
Simak Juga: Puncak Cuaca Ekstrem Diprediksi Terjadi pada Januari hingga Februari 2018
Petugas medis di posko pengungsian Panjatan, Pramesty mengaku setiap harinya sekitar 60 warga memeriksakan di pos. Mereka mengeluhkan gatal-gatal dan pusing.
(Longsor di Kulonprogo Antara/Andreas Fitri Atmoko)
“Mereka gatal karena kena kutu air karena banjir,” terangnya.
Untuk ketersediaan stok obat, Pramesty mengaku cukup. Obat didatangkan langsung Dinas kesehatan dan ada bantuan dari pihak ketiga.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.