nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Merasa Diintimidasi Polisi, Puluhan Wartawan di Timika Minta Perlindungan ke Koramil

Edy Siswanto, Jurnalis · Rabu 06 Desember 2017 11:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 06 340 1825931 puluhan-wartawan-di-timika-minta-perlindungan-ke-koramil-2pjTFETBrl.jpg Ilustrasi Save Journalist (foto: Okezone)

TIMIKA - Merasa terintimidasi dengan aksi oknum Polisi Polres Mimika berinisial DS, sejumlah wartawan di Timika, Kabupaten Mimika meminta perlindungan ke Koramil Kota Timika.

Sa, salah seorang wartawan di Timika bersama teman-teman sejawat pagi tadi meminta perlindungan ke pihak Koramil Timika Baru.

(Baca Juga: Oknum Polisi di Timika Mengamuk dan Intimidasi Wartawan dengan Senjata)

"Ya dia (DS) buru kita, dia bawa senjata mesin Brem jadi kami meminta perlindungan ke TNI,"kata Sa, Rabu (6/12/2017).

Senada dengan Sa, wartawan lainnnya, NM mengatakan sekira 20 wartawan di Timika meminta perlindungan ke TNI dalam hal ini Koramil Kota Timika.

"Sekitar 20-an wartawan yang kesana tadi. Ya kami minta perlindungan, karena oknum Polisi bawa senjata yang cari kami," ucapnya.

Wakapolres Mimika, Kompol Kornelis Korowa menjamin keamanan awak media di kota itu, pasca intimidasi oleh anggotanya yang membawa senjata api laras panjang Rabu dini hari tadi.

(Baca Juga: SPDP Kekerasan terhadap Jurnalis Okezone Belum Dikirim, Publik Tuntut Janji Kapolres Mimika)

"Kalau jaminan keamanan kenapa harus diragukan, saya kalau di Abepura (Saat menjabat sebagai Kapolsekta Abepura) itu jurnalis berdiri dilingkaran saya berdiri ditengah-tengah mereka.Itu bagian demokrasi, dan harus dikawal. Itu juga saya terapkan di sini,"ucapnya.

Pasca melakukan intimidasi dengan membawa senjata api laras panjang di tempat nongkrong wartawan Rabu dini hari tadi, DS yang merupakan anggota Polisi Polres Mimika mengamuk dengan memotong beberapa meja dan kursi ditempat itu dengan sensor (chainsaw). Saat ini DS masih diburu keberadaannya.

(fid)

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini