"Kalaupun sekarang dipaksakan, seperti kehendak beberapa orang, maka pasti nantinya pada waktu pemilihan Munaslub, pemilihan Ketua Golkar yang baru pasti menurut perasaan saya akan terjadi pergantian (Ketua DPR) lagi. Penggantian lagi yang dikehendaki oleh pimpinan atau Ketua Golkar yang terpilih," ucapnya.
Menurut Fadel hal seperti ini sangat taj bagus dan mengganggu kinerja lembaga DPR. Bahkan, ia menyebut pergantian dilakukan terus menerus selama satu periode biza memalukan lembaga DPR dan juga Partai Golkar sendiri.
"Kami sebagai senior dan saya sudah empat kali pengurus DPP, sekali sebagai pengurus DPD golkar, merasa malu dengan melihat permasalahan yang kita hadapi sampai hari ini. Dan mudah-mudahan jangan lagi terulang sekarang," tuturnya.
"Sehingga saya dengan tegas agar supaya penggantian pimpinan dpr ini, tidak dilaksanakan terburu-buru seperti terkesan dipaksakan hari ini. Kita lihat sekarang masih rapat-rapat semalam, kemarin. Terkesan diburu-buru, nah ini tidak bagus," tandasnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.