Menurutnya, ketika video rapat diunggah untuk pertama kalinya, jelas bila itu lebih berdampak negatif, ketimbang positifnya. Alhasil ia tak melanjutkan pengunggahan hasil video rapat tersebut.
"Jadi tidak ada yang ditutup-tutupi. Kita melihat manfaat dan mudharatnya. Kemarin mengunggah pertama itu jelas sekali mudharatnya lebih banyak daripada manfaatnya," jelas Sandi.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta Dian Ekowati mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan tetap mengunggah video rapat yang digelar di pada masa kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.
Dian menjelaskan, video yang diunggah berisi rapat tentang kebijakan yang akan dijalankan. Sementara video rapat tentang wacana tertentu tidak dipublikasikan terlebih dahulu.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.