“Artinya bukti ditemukan di penyelidikan itu diformatkan ke dalam tahap penyidikan baru benar," jelasnya.
"Jadi, kenapa harus bersama-sama? Padahal, dua hari selesai kaya gitu, kan ada prosedurnya," herannya.
(Baca Juga: Sidang Praperadilan, Setya Novanto Hadirkan Tiga Saksi Ahli)
Oleh karena itu, lanjut Nur, KPK terkesan tergesa-gesa yang merupakan sebuah bentuk kepanikan pihak antirasuah ini terhadap kemungkinan Setya Novanto kembali menang dalam praperadilan kali ini.
"Ya, dia (KPK) berupaya sekuat tenaga untuk gugur (praperadilan)," tuturnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.