Hal senada juga dirasakan ibu rumah tangga, Yoyoh (59) yang mengaku kesukitan mendapat gas 3 kilogram. Selain sulit, pembelian gas di pangkalan dijatah sebanyak satu tabung gas perkepala.
"Cuma boleh beli satu tabung, itu juga harus nulis nama dulu. Kalau beli di warung susah, harganya juga mahal sampai Rp20 ribu di warung," ungkap Yoyoh.
Yoyoh pun berharap agar pemerintah segera menyelesaikam kelangkaan gas ini. Menurutnya, kelangkaan ini sangat menyulitkan warga terutama ibu rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan dapur.
"Semoga cepat normal lagi, stoknya ditambah lagi. Kalau gimi kasihan ibu-ibu apalagi yang sudah tua. Gas kan kebutuhan pokok untuk masak," tandasnya.
(Mufrod)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.