"Kalau terhadap Jokowi, dibilang PKI-lah, anti-Islam dan isu-isu lain yang irasional. Dia tidak berteriak soal kinerja, dia tidak berbicara tentang apa yang sudah dikerjakan Jokowi," ujar Boni.
Boni khawatir 60 persen masyarakat Indonesia yang tak memahami politik yang baik akan terpengaruh kelompok ini. Pasalnya, belajar dari Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta, Boni mengatakan, memang rakyat Indonesia sudah cerdas untuk memilih sosok untuk jadi pemimpinnya.
(Baca Juga: Pilpres 2019, Gatot Dinilai Cocok Berpasangan dengan Anies)
Namun, sosok yang dipilih itu akan dipengaruhi oleh isu-isu tertentu yang sedang ramai diperbincangkan masyarakat. Yang lebih berbahaya, tegas Boni isu, tersebut bisa mengancam persatuan dan kesatuan Indonesia.
"Kebetulan Jokowi masih kuat. Prinsip-prinsip kerakyatan dan lain-lain masih ada pada dirinya," pungkasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.