"Sebenarnya tidak hanya waktu momen ini saja, asal udah kangen sama mereka saya selalu kemari untuk berziarah memanjatkan doa kepada mereka," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Rini, ayah dan adiknya menjadi korban saat 13 tahun tsunami silam. 26 Desember 2014, pagi itu saat berlarian mereka berpisah di tengah jalan.
"Ayah dan adik meninggal. Kita berpisah waktu lari ketika air tsunami datang. Hari ini tepat 13 tahun sudah kepergian mereka. Semoga ayah dan adik aman di sisi Allah," ujarnya menangis.
(Baca Juga: 4 Lokasi yang Jadi Saksi Bisu Dahsyatnya Tsunami Aceh 13 Tahun Lalu)
Disamping itu, di lokasi kuburan massal Ulee Lheue tersebut Forum Komunitas Gojek Aceh juga ikut menggelar doa dan zikir bersama. Kegiatan itu dilakukan untuk mengirimkan doa kepada saudara, keluarga dan sahabat yang telah tiada.
Dedi Almubaraq Ketua Forum Komunitas Gojek Aceh (FKGA), mengatakan kegiatan doa bersama itu diikuti oleh semua driver ojek daring yang di Aceh.