Berkumpul dalam rangka memperingati bencana tsunami, sebut Faisal bukanlah untuk membuka luka lama tapi merupakan peringatan yang sangat bermanfaat. Maka dari itu berilah doa kepada para Syuhada.
"Pesan Allah kepada kita yang selamat, bangunlah Aceh seperti membangun rumahku. Jangan sampai kita sia-siakan. Ini pesan yang kita tangkap dalam peringatan tsunami. Kita juga berkumpul disini adalah untuk melawan lupa," ujarnya.
Di akhir tausiahnya, Faisal mengajak masyarakat agar musibah tsunami diceritakan kepada generasi penerus supaya menjadi pembelajaran bagi mereka.
"Ini akan habis jika kita tidak diwariskan kepada generasi muda. Ini menjadi penting, bahwa musibah tsunami menjadi pelajaran berharga agar kita siaga bencana. Jangan sampai suatu saat air laut surut, kita sibuk menangkap ikan. Tapi kita tidak tahu bahwa itu merupakan isyarat akan adanya gelombang yang akan datang dan menyapu bersih negeri kita kembali," pesannya.
"Apa kaitanya dengan tsunami, bahwa Alquran melarang kita lupa. Kenapa Jepang begitu tangguh terhadap bencana. Di Jepang sering terjadi tsunami, anak-anak di Jepang sudah terbiasa dengan pendidikan bencana," pungkas pria yang juga Ketua Ikatan Ahli Geologi Aceh itu.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.