BALIKPAPAN - Surat dari dua partai berbeda, yakni Hanura dan Nasdem mengenai kontestasi Pemilihan Kepala Daerah Kaltim beredar di sejumlah grup WhatsApp. Kedua surat itu berisi dukungan ke Awang Ferdian-Nursyirwan Ismail sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur Kalimantan Timur (Kaltim).
Isinya juga meminta pimpinan daerah kedua partai untuk menjalin komunikasi politik dengan partai lainnya. Itu bertujuan untuk memenuhi syarat dukungan calon dalam Pilkada Kaltim 2018.
Beredarnya surat itu membuat Awang Ferdian angkat bicara. Dirinya sebagai kader dari PDI Perjuangan (PDIP) merasa perlu memberikan penjelasan atas dinamika politik yang terjadi.
"Pada 27 Desember 2017, saya dihubungi DPP PDI Perjuangan bahwa keputusan rapat, saya ditugaskan untuk berpasangan dengan Bapak Safaruddin sebagai cagub Kaltim dan saya sebagai cawagub," kata Awang Ferdian, Sabtu 6 Januari 2018.