Selanjutnya ketokohan Hazuar Bidui juga patut diperhitungkan oleh calon lain. Bagaimana tidak, berdasarkan hasil perolehan Pilkada sebelumnya dia berhasil menjasi runner up, selih tipis dengan Bupati terpilih Yan Anton-Supriono.
Meski hanya diusung dua parpol, tapi mesin politik PAN dan PKS mampu bersaing dengan partai besar lainnya. PAN yang memiliki banyak organisasi pendukung yang tersebar hingga tingkat desa dan RT menjadi kekuata pasangan ini untuk meraup suara. Sementara itu PKS yang terkenal dengan militansi para kadernya dan memiliki massa rill, siap berjuang all out memenangkan jagoannya.
Selain empat petarung dari jalur Parpol tersebut, juga ada calon dari jalur Independen, Buya Husni Tamrin Madani dan Supartijo. Kehadiran pasangan ini menjadi penawar dahaga warga Banyuasin yang jenuh dengan partai politik. Basic Husni Tamrin sebagai pendiri pesantren juga menjadi alternatif pilihan bagi warga banyuasin yang mayoritas beragama islam.
Rabu, Januari 2018 semua bakal calon ini telah mendaftarkan diri ke KPUD Banyuasin. "Lima bakal pasangan calon telah mendaftar, tapi sejauh ini belum ada yang melengkapi syarat. Kamu memberikan tenggang waktu hingga tanggal 20 Januari dan 2 Februari penetapan," singkat Ketua KPUD Banyuasin, Dahri.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.