LISBON - Presiden Portugal Marcelo Rebelo de Sousa mengunjungi lokasi kebakaran sebuah bangunan bertingkat dua yang menewaskan delapan orang pada Sabtu 13 Januari malam. Api mulai muncul sebelum pukul 9 malam waktu setempat di gedung dua lantai pusat Asosiasi Budaya, Rekreasi, dan Kemanusiaan di Vila Nova da Rainha, sebuah kota di utara Portugal.
Presiden Rebelo de Sousa berterima kasih dan memuji tanggapan cepat dari pihak berwenang setempat dan layanan darurat.
"Dalam waktu yang sangat singkat dan dalam situasi yang sangat sulit, semuanya luar biasa," kata de Sousa kepada wartawan setempat, dilansir dari Xinhua, Senin (15/1/2018).
BACA JUGA: Kebakaran Gedung di Portugal Tewaskan 8 Orang dan Lukai 50 Lainnya
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api dalam waktu satu jam sementara petugas medis merawat yang terluka di lapangan. Beberapa yang terluka parah dibawa dengan helikopter ke rumah sakit di Lisbon dan Porto.
Sedikitnya 38 orang terluka dan 29 lainnya tinggal di rumah sakit, dengan 4 orang dilaporkan berada dalam kondisi kritis.
Empat korban tewas telah diidentifikasi sebagai penduduk desa dan keempatnya berusia 56 ke atas, menurut Kantor Berita Lusa Portugis.
BACA JUGA: Angin Badai Ophelia Picu Kebakaran di Portugal, 27 Orang Tewas
Penyebab pasti dari kebakaran tersebut masih belum diketahui. Laporan media lokal awalnya mengatakan bahwa sebuah penghangat meledak. Namun setelah diperikasa lebih lanjut, penghangat di gedung tesebut tidak mengalami masalah.
Vila Nova da Rainha terletak di tengah-utara negara ini, di Kota Madya Tondela, di distrik Viseu, sekira 250 km utara Lisbon. Daerah tersebut merupakan wilayah yang masih terhuyung-huyung dari kebakaran hutan luar biasa yang terjadi pada Oktober 2017 dan menewaskan 45 serta menghancurkan 50.000 hektare hutan.
(pai)
(Rifa Nadia Nurfuadah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.