Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Orangtua Gadis Difabel Korban Pelecehan Curiga Baju Anaknya Acak-acakan

Agregasi Solopos , Jurnalis-Selasa, 16 Januari 2018 |13:46 WIB
Orangtua Gadis Difabel Korban Pelecehan Curiga Baju Anaknya Acak-acakan
ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

BANTUL – Penyandang disabilitas tuna rungu berinisial DA (19), warga Desa Pleret, Kecamatan Banguntapan mengalami pelecehan seksual. Kejahatan itu terbongkar setelah orangtua korban curiga dengan apa yang dialami gadis malang itu.

Gadis difabel itu mengalami pelecehan seksual saat dibawa pelaku ke salah satu losmen di kawasan Pantai Parangtritis dan diajak berhubungan seksual layaknya suami istri oleh pelaku yang merupakan kenalannya berinisial OD, warga Kota Yogyakarta.

Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Anggaito Hadi Prabowo mengatakan, peristiwa memilukan tersebut bermula ketika korban berkenalan dengan pelaku lewat aplikasi pesan BlackBerry Messenger (BBM). Setelah kenal pertama pada Oktober 2017 lalu, hubungan keduanya semakin dekat.

Bahkan sebelumnya peristiwa nahas itu terjadi, keduanya telah bertemu sebanyak tiga kali. Kemudian pada 24 Oktober 2017 pelaku menjemput korban di sekolah untuk diajak bermain ke Pantai Parangtiris. “Awalnya ya kenalan lewat medsos,” ujarnya, seperti dikutip dari laman Solopos.com.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Bantul, Bripka Kamal Mustofa menambahkan setelah lama bermain di Pantai Parangtiris, korban merasa kelelahan dan minta untuk istirahat. Melihat kondisi korban yang mulai lelah, pelaku berinisiatif menyewa losmen. Keduanya langsung masuk kamar untuk istirahat. “Di situlah kejadiannya berlangsung, di losmen,” imbuhnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement