Adapun yang dibutuhkan Hanura, sambungnya, sebuah soliditas, karena siapa pun ketua umumnya kalau bisa menjaga soliditas maka semua konflik di internal akan tuntas. Begitu pula sebaliknya, kalau soliditas tak terjaga, Hanura akan terpuruk di pemilu.
“Hanya memang kita tahu bahwa tidak ada yang mau protes dia karena beliau ini terkesan banyak resources-nya dan royal. Tapi partai tidak bisa dibentuk hanya sekadar kepemimpinan yang sifatnya tidak demokratis dan kemudian hanya mengandalkan resources pribadi, tidak mungkin membayar masyarakat semuanya untuk memilih partai, yang dibutuhkan tentu kerja kolektif, semangat kebersamaan,” kata Refly.
(Baca Juga: Ini Pesan Wiranto di Munaslub Hanura)
Munaslub Hanura dihadiri 27 DPD dan 401 DPC di seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Jumlah tersebut sudah memenuhi persyaratan 2/3 DPD dan DPC Kabupaten/Kota sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.