Silang pendapat antardua kubu ini pun tak terhindarkan. Teranyar, kepengurusan Hanura kubu Daryatmo dan Sarifuddin Sudding menyatakan dukungannya untuk Joko Widodo (Jokowi) dalam Pilpres 2019.
Wiranto mengaku tidak bisa memebendung kader-kader Hanura yang melayangkan mosi tidak percaya untuk melengserkan OSO. Pasalnya, pelengseran OSO dari jabatannya dilakukan sesuai dengan AD/ART, yakni 27 dari 34 DPD Hanura menyetujui hal tersebut melalui Musyawarah Luar Biasa (Munaslub).
"Jadi ini masalah kepemimpinan, saya tidak bisa cegah. Dari 34 DPD, ada 27 yang tidak sepakat dengan Ketum (OSO). Itu ada penampungan pendapatnya melalui AD/ART. Itu hak politik pemilik partai. Pemilik partai itu adalah para anggota. Jadi sebetulnya ini bagian dari dinamika organisasi," tutur dia.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.