nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Vaksin Campak untuk Warga Pegunungan Bintang Rusak Akibat Medan Jauh dan Sulit

Edy Siswanto, Jurnalis · Senin 22 Januari 2018 08:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 22 340 1848288 vaksin-campak-untuk-warga-pegunungan-bintang-rusak-akibat-medan-jauh-dan-sulit-FRbOfz387O.jpg Ilustrasi penanganan KLB Campak. (Foto: Antara)

PEGUNUNGAN BINTANG – Medan yang sangat jauh dan sulit membuat vaksin wabah penyakit campak dan gizi buruk yang dibawa tim kesehatan untuk warga Kampung Pedam, Distrik Okbab, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, dikabarkan rusak dan tidak bisa terpakai.

Belum diketahui jumlah pasti vaksin yang dibawa tim medis, namun melalui saluran SSB (single side band) yang kemudian dilaporkan kepada awak media, vaksin tersebut rusak.

"Untuk vaksin yang dibawa tim kemarin tidak bisa digunakan karena telah rusak. Untuk antisipasi akan dilakukan vaksinasi ulang. Itu yang kami dapat dari laporan dr Lina," kata Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Muhammad Aidi, Senin (22/1/2018).

Pengerahan Helikopter Mi-17

Sementara terkait permasalahan tersebut, Korem 172/VWY hari ini akan mengerahkan helikopter Mi-17 untuk melakukan pendistribusian logistik dan obat-obatan wabah campak dan gizi buruk. Hal tersebut dilakukan menyusul kabar 27 warga meninggal dunia akibat campak dan gizi buruk di wilayah Kampung Pedam, Distrik Okbap, Pegunungan Bintang.

Danrem 172/VWY Kolonel Inf Boni Pardede menjelaskan, helikopter akan diberangkatkan Senin pagi. "Rencananya pagi ini diberangkatkan pesawat heli Mi-17 milik TNI AD, dan langsung ke Distrik Okbap. Heli mengangkut obat-obatan, vaksin, dan personel tambahan," terangnya.

(Baca: Mensos Pastikan Penanganan Gizi Buruk & Campak di Asmat Ditangani dengan Baik)

Ia menambahkan, sesuai arahan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George L Supit, guna percepatan penanganan dugaan wabah campak dan gizi buruk di wilayah itu, tim diperintahkan langsung membuat posko pelayanan di sana.

"Posko langsung kita buat, dan lokasinya nanti ditentukan. Rencananya juga Tim Kesehatan Mabes TNI segera ke Pegunungan Bintang," ungkapnya.

Sebagaimana dilaporkan, 27 warga Kampung Pendam, Pegunungan Bintang, meninggal dunia dalam kurun beberapa waktu terakhir. Diduga meninggalnya puluhan warga yang mayoritas balita tersebut akibat campak dan gizi buruk.

Tim kesehatan bersama TNI sudah tiba di lokasi, namun sulitnya medan hingga harus berjalan kaki belasan jam membuat vaksin yang akan digunakan rusak dan tidak bisa dipakai.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini