OKSIBIL – Tim Aju Satgas Kesehatan Mabes TNI bersama tim kesehatan Pegunungan Bintang yang beberapa waktu diberangkatkan ke Kampung Pedam, Distrik Okbap, menemukan kasus kematian 47 warga di wilayah itu bukan akibat campak dan gizi buruk.
"Jadi, kesimpulannya setelah kita melakukan pemeriksaan di kampung itu bersama Satgas Kesehatan TNI, kematian bukan akibat campak dan gizi buruk, melainkan akibat ISPA (infeksi saluran pernapasan atas), diare dehidrasi berat, dan kekurangan asupan gizi, yang terjadi dari kurun waktu Januari hingga Desember 2017. 23 pasien anak dan 4 dewasa," terang perwakilan Dinkes Pegunungan Bintang Iryanto Pawika, Selasa (23/1/2018).
Iryanto menambahkan, jika Minggu (22/1/2018) kemarin 1 anak umur 3 tahun berjenis kelamin laki-laki atas nama Arkison Keduma meninggal akibat dehidrasi berat oleh karena diare dan gizi kurang.
"Ini anak asal kampung Pedam juga. Jadi, tidak ada yang meninggal karena campak atau gizi buruk," tegasnya.
Ia menjelaskan, saat ini kasus kekurangan asupan gizi diriwayatkan itu berjumlah di bawah 500 anak.
"Perlu cool chime sehingga bisa divaksin mandiri,"katanya.
Dilaporkan, sejak kasus kematian 27 warga di Kampung Pedam Okbap Kabupaten Pegunungan Bintang, sebanyak 68 warga telah divaksinasi termasuk pemberian makanan tambahan. Tim juga menyusuri 5 dusun di Kampung Pedam.