nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Esthon-Chris Unggul dalam Survei LSI, Relawan Diminta Tetap Santun Berpolitik

Adi Rianghepat, Jurnalis · Kamis 01 Februari 2018 16:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 01 340 1853291 esthon-chris-unggul-dalam-survei-lsi-relawan-diminta-tetap-santun-berpolitik-0q7NRboQgD.jpg Esthon Foenay-Chris Rotok. Foto Okezone

KUPANG - Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) terhadap elektabilitas pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur akhir Januari 2018 menempatkan pasangan Esthon Foenay-Chris Rotok sebagai kandidat yang memiliki keterpilihan paling tinggi mengungguli tiga pasangan lainnya.

Atas hasil itu para relawan dan simpatisan diminta untuk tetap bersikap santun dan bijak tidak berlebihan menikmati hasil survei ini.

"Semua kader partai, pengurus, relawan, simpatisan, tim kerja yang mendukung penuh Esthon-Chris diminta untuk tetap bijak menyikapi hasil survei ini," kata Anggota Tim Relaean Esthon Foenay-Chris Rotok, Isodorus Lilijawa kepada Okezone di Kupang, Kamis (1/2/2018).

Menurut dia, hasil survei yang ada tersebut harus menjadi daya dorong dan penyangat bagi seluruh simpatisan dan relawan untuk terus berjuang lebih keras lagi.

"Pasangan Esthon-Chris saat ini unggul dalam survei LSI, kita pertahankan, kita perkuat basis, terus bekerja keras dan berjuang cerdas agar Esthon-Chris dapat unggul dan tampil sebagai pemenang dalam Pilgub NTT 27 Juni 2018 mendatang," kata mantan Anggota DPRD Kota Kupang itu.

Dia mengatakan survei dengan metode sampel itu, ibarat orang yang memeriksakan darahnya di laboratorium. Dari sampel darah yang ada dapat diketahui apakah seseorang itu sakit atau sehat atau memiliki potensi tertentu untuk sakit.

Survei ini, kata dia, dapat memberikan gambaran bahwa dalam periode tertentu (Januari 2018) pasangan Esthon-Chris unggul atas pasangan calon gubernur dan wakil gubernur lain yang akan bertarung di pilkada ini.

Isodorus menekanan agar para kader dan simpatisan serta relawan diminta untuk tetap santun, tidak jumawa dan terjebak euforia sesaat atas hasil survei ini. Menurut dia, perjuangan di depan mata masih sangat banyak. Tantangan bakal datang kian besar.

"Tetaplah santun berpolitik dengan melakukan langkah ketuklah pintu rumah dan pintu hati warga setiap hari. Ajaklah dan mintalah restu mereka (warga) bagi Esthon-Chris," katanya.

Pendekatan dari rumah ke rumah, hati ke hati tambah dia semakin ditingkatkan. Hanya dengan demikian, keunggulan survei Esthon-Chris hari ini dapat menjadi kemenangan bersama pada 27 Juni 2018 mendatang.

Iso demikian sapaannya meminta seluruh relawan untuk tetap fokus pada garis perjuangan yang ada. Tak harus menghabiskan banyak energi positif untuk melakukan pola-pola politik tak santun.

"Paket dukungan kita dikenal dan disenangi rakyat karena kesantunan dan kesederhanaan mereka. Kita mesti menjadi iklan hidup perihal kesantunan itu dalam kerja-kerja politik kita memenangkan Esthon-Chris," katanya.

Dia bahkan mengemukakan bahwa akan melakukan survei lagi pada periode berikutnya. "Mudah-mudahan fokus kita dalam perjuangan ini, keuletan kita menjaga basis, kecerdasan kita menambah basis, kekompakan kita dalam kerja politik, kesederhanaan kita mengetuk pintu-pintu hati rakyat dapat membuahkan hasil positif dalam survei berikutnya," katanya.

Dalam survei yang dilalukan LSI pertanyaan yang diajukan adalah, seandainya pemilihan langsung gubernur Provinsi NTT dilaksanakan hari ini, siapa pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan ibu/bapak pilih.

Pemilih di provinsi berbasis kepualain itu menjawab akan memilih pasangan Esthon Foenay-Chris Rotok dengan jumlah prosentase 28,6 persen sedangkan untuk tiga pasangan lainnya masing-masing Marinaus Sae-Emilia Nomleni 19,0 persen, Viktor Bungtilu Laiskodat-Josef Naisoi 17,6 persen serta pasangan Benny K Harman-Benny Litelnoni 11,7 pesen.

Sementara pemilih yang masih merahasiakan pilihannya sebanyak 8,0 persen. Sedangkan ada sebanyak 15,1 persen pemilih menjawab tidak tahu.

Dari data hasil survei itu jelas terlihat bahwa pasangan calon yang diusung Partai Gerindra, PAN dan Partai Perindo itu menempati posisi teratas sebagai pasangan calon yang paling dipilih masyarakat atau responden. Setelah itu diikuti pasangan Marianus Sae-Emilia Nomleni yang diusung PDIP dan PKB.

Pertanyaan lainnya, dari empat paket yang ada, yang bapak/ibu pilih, kalau rahasia, belum memutuskan atau tidak tahu, tidak jawab, di antara pasangan calon tersebut, siapa yang paling pantas didukung untuk menjadi calon gubernur dan wakil gubernur?

Lagi-lagi pasangan bekas birokrat Esthon Foenay-Chris Rotok menempati posisi teratas dengan 33,0 persen, menyusul Marinaus Sae-Emi Nomleni 19,4 persen, Viktor Bungtilu Laiskodat-Josef Naisoi 19,4 persen dan pasangan Benny K Harman-Benny Litelnoni 13,7 pesen. Sementara 14,5 persen responden menjawab tidak tahu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini