nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menhan Gandeng Negara ASEAN Perangi Teroris & Perompak

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Rabu 07 Februari 2018 20:38 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 07 337 1856290 menhan-gandeng-negara-asean-perangi-teroris-perompak-YvwjIO9W2t.jpg Foto: Ist

JAKARTA - Menteri Pertahanan RI (Menhan) Ryamizard Ryacudu hadir di deklarasi bersama Menhan enam Negara di Asean. Deklarasi 'Joint Stament' mengenai kerja sama “our eyes” di ASEAN Defense Ministers Meeting (ADMM) di Singapura, Rabu (7/2/2018).

Selain Menhan RI, kesepakatan tersebut disepakati oleh Wakil Menteri Pertahanan Brunei Darussalam, Halbi, Mohd Yusof dan Menteri Pertahanan Malaysia Hishammudin Tun Hussein.

Tidak hanya itu, Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen, Menteri Pertahanan Philipina Delfin N Lorenzana, dan Menteri Pertahanan Thailand Prawit Wongsuwan.

Kesepakatan tersebut didasari atas persamaan konsep pada sistem serta mekanisme pengamanan, pengawasan serta pananganan terhadap berbagai bentuk ancaman dan tantangan terorisme.

Sebagaimana diketahui, dampak yang ditimbulkan dari ulah kelompok terorisme, radikalisme dalam mencoba merekrut simpatisan dari kalangan publik hingga ide-ide atau gagasan radikal yang mereka sebarkan sudah cukup mengkhawatirkan.

Menhan RI Ryamizard mengungkapkan, bahwa berangkat dari permasalahan tersebut, komitmen yang disepakati adalah untuk menjaga stabilitas keamanan terutama di level kawasan. 

Menhan melanjutkan bentuk komitmen kesepakatan tersebut berfokus pada kerja sama melalui pelaksanaan strategic information exchange dari enam negara tersebut.

"Kerja sama trilateral yang kita buat salah satu fokus utamanya untuk mendekteksi keberadaan teroris dan juga meniadakan perompak-perompak trilateral yang selama ini mengganggu stabilitas keamanan negara-negara di Asean," kata Menteri Ryamizard dalam keterangannya. 

'Joint Stament' tersebut, kata Menhan, juga bertujuan untuk merevisi 'Strategic Information Exchange', yang sebelumnya digunakan dalam 'Trilateral Cooperative Arrangement' (TCA) dan dikembangkan dalam "Our Eyes".

"Karena kita bersama menangani berbagai bentuk ancaman terhadap keamanan di domain maritim yang hingga saat ini tetap terus meningkatkan kerja sama melalui pelaksanaan strategic information exchange ini," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini