nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Marak Peredaran Narkoba, BNN Harus Segera Dibentuk di Perbatasan Sambas-Malaysia

Ade Putra, Jurnalis · Senin 19 Februari 2018 14:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 19 340 1861455 marak-peredaran-narkoba-bnn-harus-segera-dibentuk-di-perbatasan-sambas-malaysia-BzHfbZVxR5.jpg Ilustrasi peredaran narkoba. (Foto: Okezone)

SAMBAS – Seringnya pengungkapan upaya penyelundupan narkoba dari Malaysia ke Kalimantan Barat membuat semua pihak geram. Seperti baru-baru ini terungkap di perbatasan Dusun Camar Bulan, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, yang berbatasan dengan Teluk Melano, Lundu, Sarawak, Malaysia.

Ketua DPRD Kabupaten Sambas Ir Arifidiar mengatakan, masih banyak oknum masyarakat yang ingin memanfaatkan barang haram tersebut untuk mendapat keuntungan materi.

Maka dia meminta pihak kepolisian dan pemerintah selalu siap menangkal, mencegah, dan menghambat peredaran narkoba. "Saya sangat mengharapkan pihak kepolisian dan pemerintah untuk lebih proaktif dalam upaya memberantas narkoba," ujarnya, Senin (19/2/2018).

Apalagi, lanjut dia, di Kabupaten Sambas masih belum mempunyai Badan Nasional Narkotika (BNN). Menurutnya, jika BNN ada di Sambas maka penanganan permasalahan narkoba menjadi jauh lebih serius ditangani.

"Saya meminta agar BNN di Sambas segera dibentuk, karena petugas kepolisian di sini terbatas. Dengan BNN terbentuk di sini, maka penanganan bisa dilakukan, baik dari pencegahan, rehabilitasi, maupun untuk menyelidiki letak-letak atau sarang narkoba di Sambas," tegasnya.

https: img.okeinfo.net content 2018 02 17 340 1860751 bawa-5-kg-sabu-lima-warga-kalimantan-barat-ditangkap-polisi-malaysia-avRriCUtsI.jpg

Lima warga Kalbar ditangkap polisi Malaysia karena membawa 5 kg sabu. (Foto: Ade Putra/Okezone)

(Baca: Bawa 5 Kg Sabu, Lima Warga Kalimantan Barat Ditangkap Polisi Malaysia)

Anggota DPRD Kabupaten Sambas, lanjut dia, berjanji akan selalu mendorong pemerintah untuk untuk membentuk BNN di Sambas. Ini sangat penting karena Sambas merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Letak daratannya yang sangat luas membuat wilayah Sambas rawan masuknya barang-barang haram dengan mudah.

Sebelumnya, lima warga Kalbar ditangkap Pasukan Gerakan Amm Polis Diraja Malaysia (PGA PDRM) karena kedapatan membawa narkoba jenis sabu seberat 5,135 kilogram di Telok Melano, Lundu, Sarawak, pada Kamis 15 Februari 2018.

Mereka masing-masing berinisial JB (37), wiraswasta yang beralamat di Desa Kuala Dua, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya; RD (28), mahasiswa yang beralamat di Gang Kurnia 2, Jalan Parit Tengah, Pontianak Barat; HN (56), BH (26), dan SU (45), warga Dusun Camar Bulan, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Sambas.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini