Para siswa, kata dia, sebenarnya telah diarahkan ke ruang perpustakaan untuk melanjutkan pelajaran. "Namun justru para siswa dan siswi itu tetap berdiam di dalam kelas dan merekam aksi asusila," ujarnya.
Ia juga mengakui, menyebarnya video asusila ini menjadi tamparan keras bagi jajarannya dan akan menjadi bahan evaluasi. Ke depan, pihaknya akan terus meningkatkan razia telefon seluler di kalangan siswa dan melarang para siswa membawa ponsel ke sekolah.
"Bagi yang masih nekat, handphone akan kami sita dan baru dikembalikan saat lulus nanti. Ini menjadi antisipasi kami," tegas dia.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.