Pukul Polantas karena Dilarang Terobos Macet, Aiptu FR Akan Diproses Pidana

Ade Putra, Okezone · Jum'at 23 Februari 2018 14:43 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 23 340 1863718 pukul-polantas-karena-dilarang-terobos-macet-aiptu-fr-akan-diproses-pidana-I57wUGxCgu.jpg Ilustrasi (Okezone)

PONTIANAK – Proses hukum kasus pemukulan dilakukan anggota Polda Kalimantan Barat berinisial Aiptu FR terhadap personel Unit Gatur Satuan Lalu Lintas Polresta Pontianak, Bripda WD, masih berlanjut. Pelaku menjalani dua proses pemeriksaan.

“Aiptu FR masih diproses,” kata Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Nanang Purnomo kepada wartawan ketika dikonfirmasi terkait perkembangan kasus pemukulan tersebut, Jumat (23/2/2018).

Nanang mengatakan, ada dua proses pemeriksaan yang bakal dilewati Aiptu FR yakni, proses pemeriksaan secara internal oleh Bidan Propam dan Paminal Polda Kalbar atas dugaan pelanggaran etik dan disiplin. “Kata Kabid Propam saat ini prosesnya sedang berjalan,” jelas Nanang.

Selain proses etik, Aiptu FR juga diproses pidana karena melakukan pemukulan terhadap WD yang juga juniornya di kepolisian. “Proses hukum atas tindak pidananya ditangani Sat Reskrim Polresta Pontianak,” terangnya.

Nanang menegaskan, pihaknya profesional menangani perkara tersebut. “Jadi siapa pun yang melakukan tindak pidana pasti akan diproses hukum. Termasuk anggota kepolisian,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, Bripda WD menjadi korban penganiayaan saat mengatur lalu lintas di perempatan Jalan Tanjung Pura-Imam Bonjol, Kamis 15 Februari 2018 sekira pukul 17.00 WIB.

Kejadian berawal dari Bripda WD dan anggota Sat Lantas lainnya sedang mengatur arus lalu lintas yang dalam keadaan macet. Kemudian dari arah Jalan Tanjung Pura melintas mobil Mazda putih bernopol KB 1120 NI berusaha menerobos antrean menuju Jembatan Kapuas I.

Dengan cepat dan sigap, Bripda WD menahan mobil dan memberikan saran kepada pengemudi untuk bersabar. Namun sopir mobil tersebut tetap berusaha menerobos.

Tak lama kemudian, sopir tersebut keluar dari mobilnya dan langsung memukul Bripda WD, tepat mengenai wajah sebelah kiri. Saat pemukulan itu, sopir tersebut sambil berkata “Saya senior kamu. Saya tunggu kamu di Polda.”

Setelah pemukulan itu, sopir tersebut langsung masuk ke mobil dan pergi meninggalkan lokasi dan kemudian menuju ke arah Jembatan Kapuas I. Pemukulan yang dilakukan itu pun disaksikan oleh sejumlah anggota lainnya.

Setelah itu, anggota Sat Lantas bersama-sama melakukan pengecekan terhadap nomor polisi pada mobil putih itu. Hasilnya, diketahui mobil itu disopiri Aiptu RF.

 

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini