nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Putin Umumkan Senjata Nuklir Baru Rusia, Klaim Tak Bisa Dihentikan Pertahanan AS

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 01 Maret 2018 22:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 01 18 1866705 putin-umumkan-senjata-nuklir-baru-rusia-klaim-tak-bisa-dihentikan-pertahanan-as-G7oa9DFPHZ.jpg Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: Reuters)

MOSKOW - Rusia mengklaim telah mengembangkan senjata nuklir yang mampu menghindari semua sistem pertahanan rudal yang ada di dunia dan berencana memperkuat rudal jelajahnya berkapabilitas nuklirnya agar bisa menghantam sasaran dimana pun di seluruh dunia. Hal itu disampaikan Presiden Vladimir Putin pada pidato kenegaraan tahunannya di Moskow.

BACA JUGA: Peluncuran Rudal Nuklir Rusia Munculkan Isu Invasi Alien

Dalam pidato tersebut, Putin juga memperingatkan bahwa Rusia akan melihat semua serangan nuklir dalam ukuran apa pun terhadap wilayahnya atau negara sekutunya sebagai serangan terhadap Rusia dan akan membalas dengan tindakan serupa. Banyak pihak melihat peringatan Putin ini sebagai pesan kepada Washington di tengah hubungan kedua negara yang semakin memburuk.

"Adalah tugas saya untuk menyatakan hal ini: Setiap penggunaan senjata nuklir melawan Rusia atau sekutu-sekutunya, apakah skala kecil, menengah atau skala lainnya, akan diperlakukan sebagai serangan nuklir di negara kita. Responnya akan instan dan dengan semua konsekuensi yang relevan," kata Putin sebagaimana dilansir RT, Kamis (1/3/2018).

Putin mengatakan, Rusia telah merespons sistem pertahanan rudal Amerika Serikat (AS) dengan mengembangkan senjata yang tidak dapat ditangkal.

Sebuah layar besar di belakangnya menampilkan video dan grafis komputer yang menunjukkan senjata baru Rusia. Dalam salah satu animasi, rudal yang diluncurkan dari Rusia terlihat terbang melintasi Samudera Atlantik mengelilingi ujung Amerika Selatan mengarah ke daratan AS.

"Saya harap semua yang telah saya katakan hari ini akan membuat setiap agresor potensial menjadi sadar," ujarnya.

Pengumuman rudal jelajah berkapabilitas nuklir baru Rusia ini mengejutkan sebagian besar pengamat yang hadir dalam pidato tahunan sang Presiden Rusia.

BACA JUGA: Rusia Kembangkan Satelit Nuklir yang Mampu Menembakkan Laser

Alexander Golts, seorang analis militer Rusia independen di Moskow mengatakan, pengumuman Putin tersebut seperti permulaan sebuah Perang Dingin baru.

"Ini adalah permulaan dari Perang Dingin baru. Ini adalah upaya menakut-nakuti Barat," kata Golts.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini