Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

AHY Siapkan Berbagai Skenario Hadapi Pilpres 2019

Fahreza Rizky , Jurnalis-Rabu, 07 Maret 2018 |19:29 WIB
AHY Siapkan Berbagai Skenario Hadapi Pilpres 2019
AHY (Foto: Puspa/Antara)
A
A
A

JAKARTA - Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Pemenangan Pemilu Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), belum bisa memastikan akan lahir poros ketiga dalam Pilpres 2019.

Belakangan, wacana ini menguat serta memunculkan nama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan AHY untuk berpasangan pada pesta demokrasi tahun depan. Pasangan ini dinilai menjadi alternatif pilihan untuk mengimbangi rivalitas Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

"Saya tidak bisa mengatakan ada poros ketiga atau berapapun poros yang akan ada di pemilu 2019. Sekali lagi, saya melihat di semua partai politik akan melakukan kerja mencoba membangun koalisi, jelas koalisi itu adalah sebuah keniscayaan ketika tidak ada satu partai pun yang memiliki cukup tiket untuk mengusung capres atau cawapresnya sendiri di tahun 2019 nanti," kata AHY di Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (7/3/2018).

 (Baca Juga: Ini Obrolan AHY dengan Wiranto di Kemenko Polhukam)

AHY menjelaskan, dengan adanya presidential threshold 20%, dipastikan setiap parpol tidak bisa mengusung calonnya sendiri, melainkan harus berkoalisi dengan parpol lainnya agar PT 20% itu terpenuhi.

"Demokrat berdasarkan Pemilu 2014 yang lalu, maka hanya ada sekitar 10 koma sekian persen. Artinya membangun koalisi adalah sebuah keniscayaan. Perlu kita tunggu dengan siapa koalisi itu, kapan momentum untuk di deklarasi dan yang lebih penting bagi kami sebetulnya bukan pada posisi apa yang bisa kita dapatkan, tetapi peran seperti apa untuk masyarakat bangsa dan negara," terangnya.

AHY sendiri kini hanya fokus berkomunikasi dengan semua parpol guna mendapat mitra koalisi terbaik. Sebab, ia melihat ke depan akan banyak momentum politik. "Tetapi semua masih mungkin dan bagi saya adalah kami Demokrat akan terus mempersiapkan diri dengan berbagai skenario," ungkap dia.

 (Baca: Bertemu AHY, Wiranto: Kita Membicarakan Situasi Politik Nasional)

Diberitakan sebelumnya, Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, Imelda Sari, menganggap munculnya nama Cak Imin dan AHY dalam poros ketiga disebut sebagai terobosan politik. Namun, ia menilai kemunculan nama tersebut mesti melewati uji publik terlebih dahulu melalui survei.

"Nama AHY-Cak Imin yang muncul ke Publik bagus dong untuk terobosan politik. Ini pendapat pribadi saya, meski nanti melalui survei di publik baru bisa diukur penerimaan di publik sebelum Agustus pengajuan nama Capres," kata Imelda kepada Okezone, Minggu 4 Maret 2018.

Dia berujar, poros ketiga sangat dimungkinkan terbentuk ketika parpol lain telah mengunci calonnya masing-masing, misalkan saja koalisi pemerintah memunculkan nama Jokowi dan koalisi oposisi menyorongkan nama Prabowo Subianto.

"Sementara beberapa survei menunjukkan undecided voters (orang yang belum menentukan pilihan) juga cukup besar dan kecenderungan untuk munculnya nama baru itu diterima publik," terangnya.

"Jadi peluang (terbentuknya poros ketiga) itu amat terbuka. Namun kita juga harus melihat realitas yang ada bahwa pencapresan itu baru berlangsung Agustus nanti," pungkas Imelda.

(Mufrod)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement