KATHMANDU – Pesawat milik maskapai US-Bangla Airlines asal Bangladesh, mengalami kecelakaan saat mendarat di Bandara Internasional Tribhuvan, Kathmandu, Nepal. Insiden terjadi sekira pukul 14.20 waktu setempat.
Melansir dari Reuters, Senin (12/3/2018), pesawat diketahui mengangkut 67 orang penumpang dan empat kru penerbangan. Menurut juru bicara militer Nepal, sedikitnya 50 orang tewas dalam insiden tersebut.
“Seluruh operasional bandara sudah ditutup dan penerbangan dialihkan. Kami sekarang berkonsentrasi untuk mengevakuasi para penumpang,” tukas juru bicara Bandara Internasional Tribhuvan, Birendra Prasad Shrestha.
US-Bangla Airlines diketahui adalah unit usaha dari US-Bangla Group, perusahaan joint venture yang dimiliki dua negara, Amerika Serikat (AS) dan Bangladesh. Maskapai tersebut meluncurkan operasi penerbangan pertama pada Juli 2014 dengan armada pesawat Bombardier dan Boeing.
Wilayah Nepal yang dikelilingi pegunungan memang cukup menyulitkan untuk operasional penerbangan. Kecelakaan pesawat dalam berbagai skala merupakan hal yang jamak ditemui di Nepal. Pada 1992, pesawat Thai Airways mengalami kecelakaan di bandara yang sama saat hendak mendarat hingga menewaskan semua orang di kabin.
(Wikanto Arungbudoyo)