Peluang Partai Demokrat Berkoalisi dengan PDIP Dinilai Kecil

Annisa Ulva Damayanti, Jurnalis · Rabu 14 Maret 2018 08:44 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 14 337 1872428 peluang-partai-demokrat-berkoalisi-dengan-pdip-dinilai-kecil-AYzL2l3Rbr.jpg Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono

JAKARTA – Akhir-akhir ini beragam prediksi tentang kemungkinan bersatunya dua partai besar PDI Perjuangan dengan Partai Demokrat semakin mencuat. Tak hanya itu, nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga digadang-gadang sebagai Cawapres Joko Widodo (Jokowi) pada pilpres 2019.

Pengamat Politik, Pangi Chaniago mengatakan peluang PDI Perjuangan berkoalisi dengan Partai Demokrat dalam ajang Pilpres 2019 sangat kecil. Dia menyatakan jika kedua partai tersebut berhasil berkoalisi maka itu merupakan sebuah keajaiban.

“Sebetulnya sinyal atau kode antara Pak Jokowi dan Pak AHY nya baik-baik saja. Chemistry-nya juga dapat. Tapi kalau tentang koalisi, tergantung ketua umum nya antara Bapak SBY dan Ibu Megawati. Kalau besok bisa (berkoalisi) itu keajaiban,” ungkapnya saat dikonfirmasi oleh Okezone, Rabu (14/3/2018).

Pangi menambahkan bahwa keputusan PDI Perjuangan dengan Partai Demokrat jika ingin berkoalisi perlu diuji. Pasalnya, kedua partai tersebut memiliki sekmen pemilih yang berbeda. Hal tersebut juga disebabkan oleh keadaan pendukung dan pemilih yang belum menemukan korelasi sehingga dapat mempengaruhi elektabilitas dari kedua partai.

"Yang penting adalah bagaimana mereka (PDIP dan Partai Demokrat) menyelamatkan elektabilitas keduanya. Kalau misalnya nanti demokrat bergabung dengan PDIP dan ternyata nanti elektabilitas demokrat turun kan bahaya," kata Pangi.

Namun, lagi-lagi dia menekankan bahwa yang menentukan keputusan PDIP untuk berkoalisi itu bukan Jokowi, tapi Megawati sebagai Ketua Umum yang menentukan berbagai kebijakan strategis dan keputusan penting.

"Nah ini sebetulnya yang menarik apakah hubungan Pak SBY dan Bu Megawati nya makin membaik atau tidak karena yang bisa mengganjal adalah hal itu sebenarnya," paparnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini