Dengan contra flow lalu lintas itu, akses dari depo Pertamina ke arah pelabuhan hingga lokasi melasti akan digunakan khusus bagi umat Hindu yang akan melakukan prosesi upacara keagamaan itu. Sedangkan jalur sebaliknya, dari pelabuhan menuju Pesanggaran difungsikan dua arah.
Sementara itu untuk mendukung kelancaran lalu lintas di tol tersebut, pengelola menyiapkan layanan penjualan dan isi ulang uang elektronik langsung di tempat atau "drive thru". Saat ini layanan tersebut sudah bisa dinikmati masyarakat yang dimulai dari gerbang tol di Benoa tepatnya di bawah simpang susun di Jalan Pelabuhan.
"Sementara baru satu yang akan kami luncurkan dalam waktu dekat. Ke depan akan dikembangkan di tiga tempat sebelum masuk tol, " katanya.
Adanya layanan drive thru pembelian uang elektronik untuk transaksi di tol tersebut perlahan akan mengurangi penjualan uang elektronik di pintu gerbang tol. Penjualan uang elektronik di pintu gerbang tol dinilai kurang efektif karena dapat memakan waktu lebih lama sekitar tiga hingga empat menit sehingga berpotensi menimbulkan antrean panjang.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.