Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mahyudin Yakin Tak Akan Dicopot dari Kursi Pimpinan MPR

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Senin, 19 Maret 2018 |14:02 WIB
Mahyudin Yakin Tak Akan Dicopot dari Kursi Pimpinan MPR
Wakil Ketua MPR Mahyudin (Foto: Harits Tryan)
A
A
A

JAKARTA - Partai Golkar berencana merotasi jabatan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Mahyudin dengan Siti Hediati Haryadi alias Titiek Soeharto. Sebaliknya, Mahyudin justru meyakini posisinya sebagai pimpinan MPR tak akan digeser.

Menurut Mahyudin, rotasi pimpinan MPR perlu menaati aturan seperti yang tertuang dalam UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPRD, DPD (MD3). 

"Pimpinan MPR bisa diganti kalau dia mengundurkan diri, meninggal dunia atau berhalangan tetap," ujar Mahyudin di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/3/2018).

(Baca Juga: OSO Kaget Golkar Ganti Mahyudin dari Posisi Pimpinan MPR)

Mahyudin menegaskan, sejauh ini dirinya sama sekali tidak mempunyai agenda untuk mengundurkan diri. Sehingga ia sangat yakin surat pergantian pimpinan MPR dari Fraksi Golkar tidak akan direspons. Apalagi, jika pergantian itu tidak memenuhi syarat dan melanggar hukum.

"Saya kira di pimpinan MPR akan taat asas dan taat hukum dan undang-undang. Saya sangat percaya di MPR tidak melanggar undang-undang. Tidak akan ditindaklanjuti," katanya.

Mahyudin pun merasa di balik rencana rotasi pimpinan MPR ini terjadi karena dirinya memiliki perbedaan politik dengan Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto.

"Mungkin karena saya ada perbedaan gaya politik dengan ketua umum. Bisa jadi ini karena masalah suka dan tidak suka, tapi memang semenjak Munas kemarin sudah ada gaungnya," tandasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement