Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dodi Reza Jamin Tak Akan Ada Impor Beras di Sumsel

Mewan Haqulana , Jurnalis-Rabu, 21 Maret 2018 |21:42 WIB
Dodi Reza Jamin Tak Akan Ada Impor Beras di Sumsel
Cagub Sumsel berfoto bersama petani Oku Timur. Foto Okezone
A
A
A

OKU TIMUR – Calon gubernur Sumatera Selatan, Dodi Reza menjamin beras impor tidak akan masuk di wilayah Sumsel.

Hal ini disampaikannya saat berdialog dengan para petani Oku Timur, Rabu (21/3/2018).

Dodi menambahkan, kesejahtraan petani akan menjadi prioritas. Bukan hanya dalam hal pertanian, biaya berobat dan sekolah juga akan digratiskan. Jadi, para petani bisa lebih fokus untuk bekerja menghasilkan padi yang berkualitas.

"Bila saya diberi amanah memimpin Sumsel, Saya pastikan tidak akan ada impor beras di Sumsel khususnya Oku Timur. Malahan kita akan maksimalkan, Sumsel sebagai lumbung pangan nasional," katanya.

Dodi Reza yang berpasangan dengan Giri Kiemas ini mempunyai program yang akan meningkatkan hasil produksi dan kualitas padi. Caranya dengan menerapkan sisten pertanian modern, menyediakan bibit dan pupuk berkualitas serta memperbaiki irigasi dan jalan sentra produksi.

"Selain kualitas, banyak faktor yang mempengaruhi harga gabah, di antaranya biaya transportasi yang banyak memotong harga jual. Untuk itu, kami telah siapkan formulanya. Dalam dua tahun semua jalan provinsi mulus dan biaya transportasi bisa ditekan," katanya.

Masyarakat Oku Timur sangat bergantung pada hasil pertanian. Derasnya, impor pangan yang dilakukan pemerintah pusat akhir-akhir ini membuat sejumlah petani padi di Belitang, Oku Timur khawatir.

Seperti yang dikatakan Sandra (42) warga BK 11, Belitang, Oku Timur. Ia mengatakan beberapa bulan terakhir, harga beras di pasaran sedikit naik. Sayangnya, saat ini belum masuk masa panen sehingga tidak begitu dirasakan oleh petani.

Kemudian pemerintah, mulai melakukan impor beras besar-besaran, hal ini berimbas dengan harga gabah kering giling petani lokal yang sebentar lagi panen. "Kami tidak menuntut harga tinggi hanya berharap tetap stabil dan pupuk mudah didapat," katanya.

Dia melanjutkan, impor beras bukanlah solusi untuk menyelesaikan persoalan pangan. Apalagi Indonesia terkenal dengan tanahnya yang subur dan mayoritas penduduk bekerja di sektor pertanian. Kalau ada yang kurang pada petani tinggal diperbaiki saja apa yang kurang.

"Malu kami sebagai petani bangsa ini bila beras harus impor. Setidaknya untuk di Sumsel saya yakin dari OKU Timur saja bisa terpenuhi," katanya.

(Rachmat Fahzry)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement