Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dedi Mulyadi Siapkan Program Subsidi Kontrakan untuk Warga Miskin Perkotaan

Wijayakusuma , Jurnalis-Jum'at, 23 Maret 2018 |19:18 WIB
Dedi Mulyadi Siapkan Program Subsidi Kontrakan untuk Warga Miskin Perkotaan
Calon wakil gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat berkunjung ke rumah warga di daerah Jatibening, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (23/3/2018). (Foto: Istimewa)
A
A
A

BEKASI – Calon Wakil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menawarkan program unggulan sebagai upaya pengentasan rakyat miskin khususnya di Jawa Barat. Program yang dimaksud yaitu subsidi kontrakan yang bertujuan untuk menekan angka kemiskinan, terutama di wilayah perkotaan.

Mantan Bupati Purwakarta dua periode itu menjelaskan, selama kunjungannya di Kota Bekasi, banyak warga yang mengeluh terkait mahalnya biaya kontrakan yang harus mereka keluarkan setiap bulannya. Imbasnya, mereka pun jadi tidak bisa lagi menyisihkan uang untuk menabung dikarenakan gaji bulanan habis untuk biaya kontrakan dan keperluan hidup sehari-hari.

"Sistemnya bisa kerjasama. Saya nanti bersama calon Wali Kota Bekasi menggulirkan program subsidi sewa rumah kontrakan, khusus warga perkotaan seperti di Kota Bekasi ini. Nanti, biaya yang biasa mereka keluarkan membayar kontrakan bisa ditabung. Sehingga, mereka memiliki uang cukup untuk uang muka kredit rumah di perumahan,” ujarnya di Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Jumat (22/3/2018).

Untuk pembiayaan program, kata dia, nantinya dapat disisihkan dari dana APBD Kota Bekasi. Dedi yakin, dengan potensi pendapatan daerah Kota Bekasi yang besar, yakni sebesar Rp1,2 triliun per tahun, program subsidi kontrakan untuk warga kurang mampu ini akan bisa terpenuhi.

"Tentu saja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat nanti membantu untuk pembiayaan itu. Jadi, gabungan pembiayaan dari provinsi dan kabupaten/kota, saya kira cukup,” tegasnya.

Menurut Dedi, dengan menjalin sinergitas yang baik antara Pemprov Jabar dan pemerintah kota/kabupaten, baik dalam hal pendanaan maupun pengawasan terkait orientasi terhadap pelayanan dan kesejahteraan masyarakat, diyakini akan bisa terwujud dengan baik.

“Saya sudah menyampaikan kalau program pemerintah provinsi dan kabupaten/kota tidak bisa saling bersaing. Akan tetapi, harus saling melengkapi agar tidak terjadi pemborosan anggaran,” tegasnya.

(Foto: Istimewa)

Keyakinan pria yang akrab disapa Demul itu untuk keberhasilan program subsidi kontrakan ini, juga didukung dari keberhasilan program subsidi di bidang lain yang sudah digalakkan Pemkot Bekasi sebelumnya.

“Kalau infrastruktur, pendidikan, kesehatan kan sudah berjalan baik. Saya yakin, program subsidi sewa kontrakan juga akan berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Niatan Dedi Mulyadi dalam mengusung program subsidi kontrakan ini, tentu saja disambut gembira warga yang memang sudah lama menginginkan adanya solusi terkait masalah tempat tinggal. Salah satunya Jaka (58), lelaki yang seumur hidupnya selalu menempati rumah kontrakan bersama keluarga.

"Aduh ini luar biasa sekali kang Dedi. Saya sangat berharap semoga ini cepat terwujud," singkatnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement