nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Penjelasan PVMBG soal Letupan Gas Beracun di Gunung Ijen

ant, Jurnalis · Jum'at 23 Maret 2018 12:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 23 519 1876906 ini-penjelasan-pvmbg-soal-letupan-gas-beracun-di-gunung-ijen-sdxRoc4ERn.JPG Gunung Ijen (Foto: Instagram)

BANYUWANGI - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan perbedaan temperatur di atas dan bawah permukaan Gunung Ijen di Jawa Timur saat musim hujan memicu munculnya gas beracun yang menyebabkan puluhan warga desa sekitar keracunan.

"Di permukaan agak dingin, di bawah terjadi seperti konveksi dan di sana ada pengumpulan gas sehingga terjadi letupan gas," kata Kepala PVMBG, Kasbani, Jumat (23/3/2018).

Ia menjelaskan, gas beracun di antaranya berupa hidrogen sulfida (H2S) dan karbondioksida (CO2) itu kemudian bertiup ke arah barat yang merupakan lereng gunung yang diperkirakan mendekati pemukiman penduduk. Saat ini, lanjut dia, PVMBG telah menurunkan tim ke lapangan untuk menganalisis lebih lanjut terkait munculnya gas beracun tersebut.

Pihaknya pun mengeluarkan rekomendasi kepada instansi terkait untuk menutup sementara jalur pendakian dan wisatawan karena berbahaya bagi kesehatan. Ia menyebut, gas H2S memiliki ciri khas bau yang menyengat namun semakin tinggi konsentrasinya, gas tersebut malah tidak berbau.

Sehingga, lanjutnya, perlu diantisipasi masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di dekat kawah gunung terutama saat musim hujan dan di malam hari meski saat kondisi normal dengan radius aman sekitar tiga kilometer dari kawah. Saat ini status Gunung Ijen masih normal atau tingkat I dan tidak ada kenaikan aktivitas vulkanik yang mengkhawatirkan.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini