Andik Hilang di Kawah Gunung Ijen, Jasadnya Masih Dicari

Avirista Midaada, Okezone · Sabtu 30 Mei 2020 09:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 30 519 2221918 andik-hilang-di-kawah-gunung-ijen-jasadnya-masih-dicari-PyqYvvOASH.jpg Kawah Gunung Ijen di Banyuwangi (Okezone.com/Avirista)

BANYUWANGI - Seorang penambang belerang, Andik terjatuh dan hilang di Danau Kawah Gunung Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Tim SAR masih mencari jasad penambang asal Kecamatan Muncar, Banyuwangi tersebut.

"Ada dua orang saat kejadian, satu penambang selamat. Satu lagi karena mungkin menginjak tanah yang rapuh, kemudian diduga jatuh (ke Danau Kawah Ijen) sampai sekarang belum ditemukan," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyuwangi, Eka Muharram, Sabtu (30/5/2020).

Andik jatuh ke Danau Kawah Ijen, Jumat 29 Mei 2020, saat air di kawah dilaporkan tiba-tiba naik hingga 3 meter. “Saat kejadian memang ada fenomena gunung api di mana ada tekanan dari bawah yang menyebabkan luapan permukaan air," ujar Eka.

Menurut keterangan saksi, saat kejadian terdengar suara dentuman diduga dari dasar Kawah Gunung Ijen yang disusul naiknya debit air di kawah. Sejumlah penambang belerang di lokasi termasuk Andik dan rekannya Alimik langsung melarikan diri.

 ilustrasi

Nahas bagi Andik, ia terjatuh ke Kawah Gunung Ijen dan sampai pagi ini belum ditemukan.

Tim SAR termasuk dari BPBD langsung mencari jasad Andik, tapi hingga Jumat sore belum ditemukan. Pencarian sempat terkendala cuaca dan semburan gas. "Di lokasi masih banyak gas yang membahayakan dan hujan deras, pencarian tidak bisa dilakukan," kata Eka.

Tim akhirnya menunda pencarian dan kembali dilantutkan Sabtu pagi. Sementara aktivitas penambangan di Kawah Gunung Ijen sekarang ditutup.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini