nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Baru Terpasang, Lampu Solar Cell di Jalur Pendakian Gunung Ijen Hilang Dicuri

Avirista Midaada, Jurnalis · Jum'at 25 Januari 2019 15:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 25 519 2009371 baru-terpasang-lampu-solar-cell-di-jalur-pendakian-gunung-ijen-hilang-dicuri-b8EpO1lU8K.jpg 12 Lampu Solar Cell di Jalur Pendakian Gunung Ijen Hilang Dicuri (foto: Ist)

BANYUWANGI - Sebanyak 12 buah lampu bertenaga surya (solar cell) yang terpasang di jalur pendakian menuju, Gunung Ijen, hilang dicuri orang.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur, Nandang Pribadi mengatakan lampu tersebut menjadi bagian dari 360 lampu yang rencananya akan terpasang di kanan kiri jalur menuju puncak Gunung Ijen untuk memudahkan pendaki.

(Baca Juga: Untuk Sementara Gunung Ijen Tidak Boleh Dikunjungi) 

Dari jumlah 360 unit tersebut, 60 unit lainnya sudah terpasang dan masih dalam tahap uji coba ketahanan lampu menyesuaikan energi matahari. Namun dari jumlah tersebut, 12 lampunya seharga Rp14 ribu per buahnya sudah hilang dicuri orang tak bertanggungjawab.

Kawah Ijen, Destinasi Wisata Bumi Blambangan yang Diminati Wisatawan Mancanegara Kawah Ijen, Destinasi Wisata Bumi Blambangan yang Diminati Wisatawan Mancanegara (foto: Koran SINDO) 

Menurut Nandang, lampu tersebut sudah dimodifikasi sedemikian rupa dengan dibentuk paralon ukuran panjang supaya lebih kuat.

"Ternyata malah dipatahkan oleh pengunjung dan sepertinya juga menggunakan alat. Padahal, sudah kita modifikasi dengan paralon, jadi kalau diambil dan dimasukkan ke dalam tas ransel kan panjang, jadi kelihatan, tapi ini malah dipatahkan," ungkap Nandang dalam keterangan tertulisnya, Jumat (25/1/2019).

Padahal sesuai rencana lampu tersebut, digunakan untuk menerangi jalur pendakian ke puncak Gunung Ijen di kiri kanan jalur guna memudahkan pendaki.

(Baca Juga: Ini Penjelasan PVMBG soal Letupan Gas Beracun di Gunung Ijen) 

Pihaknya pun sementara ini menghentikan pemasangan solar cell tersebut. Ia bersama tim juga belum memutuskan apakah akan melaporkan ke pihak kepolisian atau tidak.

"Jika nanti diperlukan, kawan-kawan akan melaporkan kasus kehilangan solar cell ini ke polisi, tapi untuk sementara sekarang masih belum buat laporan," ucap dia.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini