Sementara itu hanya 13,59 persen responden yang menginginkan Jokowi memilih cawapres berlatar belakang tokoh agama. Meski di urutan terbawah, masyarskat dinilai Heri masih berharap dengan padua nasionalis-religius sebagai paduan yang seimbang dalam memimpin pemerintahan.
"Tokoh agama masih dinilai responden pas mendampimgi Jokowi untuk merepresentasikan ummat islam," ucap Heri.
Survei yang dilakukan Polcomm Institute ini melibatkan 1.200 responden dari 34 provinsi di Indonesia dengan metode multistage random sampling. Heri mengatakan bahwa survei dilakukan pada 18-21 Maret 2018 dengan tingkaf kepercayaan sebesar 95 persen dan margin of error sebesar 2,83 persen.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.