Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ramai Lagi Bursa Cawapres Jokowi

Angkasa Yudhistira , Jurnalis-Minggu, 25 Maret 2018 |19:02 WIB
Ramai Lagi Bursa Cawapres Jokowi
A
A
A

JAKARTA - Baru tiga bulan berjalan, tahun 2018 terus diramaikan nama-nama calon pendaping Joko Widodo sebagai Calon Wakil Presiden pada Pilpres 2018. Mulai dari manuver politik dari masing-masing politisi, rilis terbaru lembaga survei, hingga partai politik pun turut melakukan seleksi agar menemukan sosok yang tepat untuk mendampingi Jokowi mempertahankan kursi RI 1.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, ramai diperbincangkan publik setelah ia olah raga bareng Jokowi di Bogor. Pengelakan sebenarnya mudah dilakukan sang Presiden atas peristiwa tersebut lantaran Airlangga merupakan salah satu menterinya, Menteri Perindustrian tepatnya. Tapi, kenapa menteri lain tidak ikut olah raga bersama?

Airlangga mengaku diajak oleh Presiden Jokowi untuk olahraga pagi di Bogor. Ia pun memenuhi ajakan Jokowi. Ia pun menyebut terlalu dini bila pertemuan tadi disimpulkan dirinya akan mendampingi Jokowi dalam Pilpres 2019. “Itu masih terlalu pagi,” kata Airlangga.

Sementara, Jokowi mengakui saat olah raga bersama Airlangga di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, mereka sempat bicara beberapa hal termasuk mengenai calon wakil presiden untuk Pilpres 2019. "Ya ngobrol yang ringan-ringan, ngobrol mengenai Golkar, mengenai cawapres, bicara masalah negara, ya macam macam wong namanya sambil jogging kan nggak apa apa. Yang ringan ringan saja," kata Jokowi.

Dan soal peluang Airlangga untuk menjadi Cawapresnya, Jokowi pun mengatakan, "Ya coba dilihat sendiri ini, cocok enggak," katanya sambil mendekat ke Airlangga dan tertawa.

Selain Airlangga, nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga mendapat sorotan sebagai Cawapres Jokowi. Hal itu berdasarkan hasil survei yang dilakukan Political Communication (Polcomm) Institute yang menempatkan AHY di posisi teratas dengan angka 24,08 persen.

Setelah AHY, ada nama ketua MPR Zulkifli Hasan dengan elektabilitas 20,08 persen, disusul di posisi ketiga yakni Gatot Nurmantyo 18,92 persen, Muhaimin Iskandar 10,33 persen, Puan Maharani 6,83 persen, Tuan Guru Bajang Zainul Majdi 6,50 persen, Moeldoko 2,00 persen, Agum Gumelar 1,42 persen dan Budi Gunawan 0,33 persen.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement