Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gusti Moeng Titipkan Keraton Solo ke Taj Yasin

Bramantyo , Jurnalis-Sabtu, 31 Maret 2018 |04:02 WIB
Gusti Moeng Titipkan Keraton Solo ke Taj Yasin
Gusti Moeng menyematkan belangka ke Gus Yasin sebagai simbol dititipkannya aspirasi Keraton Solo ke paslon Ganjar-Taj Yasin. (Foto: Dok Istimewa)
A
A
A

SOLO – Kehadiran calon wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin disambut pihak keluarga Kraton Kasunanan Surakarta yang diwakili oleh Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Wandasari Koes Moertiyah (Gusti Moeng ). Kepada Gus Yasin demikian dia biasa dipanggil, Gusti Moeng langsung menyematkan belangkon kepada Gus Yasin sebagai tanda atau simbol dititipkannya aspirasi keraton Solo kepada pasangan calon Ganjar Pranowo-Taj Yasin.

"Saya titip agar Keraton Solo tidak disia-siakan, ini (kraton Solo) juga merupakan cikal bakal Republik Indonesia," jelas Gusti Moeng, Jumat (30/3/2018).

Kepada Gus Yasin dan rombongan, Gusti Moeng juga sedikit menjelaskan sejarah perjuangan Keraton hingga menjadi bagian dari Republik Indonesia. Peninggalan Karaton Solo terlengkap di Jawa Tengah baik dari sisi literaturnya maupun kelengkapan lainnya.

Gusti Moeng sebut banyak simbol dalam tradisi Jawa, salah satunya adalah belangkon yang merupakan salah satu simbol budaya Jawa yang masih terpelihara hingga saat ini.

(Calon Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin, saat silaturahmi ke Keraton Kasunanan Surakarta, Jumat, 30 Maret 2018. Foto: Dok Istimewa)

"Belangkon merupakan salah satu simbol Budaya Jawa. Harapan kami, Gus Yasin akan berjuang melestarikan budaya Jawa (saat terpilih jadi Wakil Gubernur)," jelas Gusti Moeng.

(Baca Juga: Ganjar-Taj Yasin Akan Anggarkan Rp331 Miliar untuk Kesejahteraan Guru Madrasah)

Sementara itu, suami Gusti Moeng, Kanjeng Edi Wirabhumi pun menitip pesan serupa agar pasangan Ganjar-Taj Yasin terus mengupayakan pelestarian budaya Jawa yang merupakan peninggalan berharga dari leluhur.

"Jadi Gusti Moeng bukan hanya titip secara pribadi, tapi budaya Jawa secara keseluruhan," tuturnya.

Gus Yasin sendiri berjanji akan turut serta berperan aktif untuk ikut 'nguri-uri' budaya Jawa yang sudah seringkali diceritakan oleh ayahnya KH Maimoen Zubair terkait Kraton Solo.

(Baca Juga: Raut Bahagia Huda, Bocah Penderita Kanker Wajah saat Dijenguk Ganjar)

"Bersama Mas Ganjar, kami akan bersama-sama melestarikan dan mengenalkan agungnya budaya leluhur, khususnya untuk generasi muda yang sekarang agak mulai meninggalkan sejarah," tutupnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement