Gerindra Minta Penjelasan Pemerintah Terkait Ikan Kalengan Bercacing

Badriyanto, Jurnalis · Rabu 04 April 2018 06:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 04 337 1881797 gerindra-minta-penjelasan-pemerintah-terkait-ikan-kalengan-bercacing-R37leTMxQ4.jpg Ketua DPP Partai Gerindra Nizar Zahro (Foto: Antara)

JAKARTA - Ketua DPP Partai Gerindra Nizar Zahro meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bertanggung jawab terhadap ikan kaleng yang mengandung cacing beredar di pasar. Nizar juga meminta pemerintah agar menjelaskan kenapa hal itu sampai terjadi sehingga merugikan masyarakat.

"Kita ingin penjelasan dari pemerintah kenapa kok seperti itu, tugasnya BPOM dimana, yang bisa mendapatkan izin dari Kementerian Perdagangan. Pemerintah harus bertindak dong, harus dijelaskan, jangan sampai isu-isu itu dibiarkan, karena itu memang benar adanya," kata Nizar saat dikonfirmasi Okezone, Rabu (4/3/2018).

Nizar mengatakan, pemerintah melalui BPOM harus menjelaskan kenapa ikan bercacing bisa lolos beredar. Tentu masyarakat akan bertanya-tanya dan was-was akibat kejadian tersebut, kasus ikan kaleng bercacing itu juga akan menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Menurut Nizar, selama ini masyarakat telah mempercayakan BPOM untuk melakukan pengawasan terhadap produk obat dan makanan sebelum beredar ke masyarakat. Kalau masih terjadi makanan tidak layak konsumsi beredar tentu masyarakat merasa tidak mendapat perlindungan dari negara.

"Tugas pokok dan fungsinya itu kan juga ada, mereka dikasih mandat dengan peraturan presiden, peraturan pemerintah, Undang Undang untuk melaksanakan itu. Kalau kejadian seperti itu dijelaskan isu-isu seperti itu, kan meresahkan masyarakat, masyarakat harus dilindungi agar masyarakat tidak menjadi korban," pungkasnya.

Seperti diketahui, pada 22 Maret lalu BPOM telah mengeluarkan edaran terkait hasil temuannya ada 27 merek ikan kaleng yang positif mengandung parasit cacing. Diantaranya 16 mereka produk impor dan 11 merek produk dalam negeri.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini