Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Begini Cara Ganjar Pranowo Tata Pedagang Pasar Blora yang Berjualan di Tepi Jalan

Bramantyo , Jurnalis-Rabu, 04 April 2018 |14:29 WIB
Begini Cara Ganjar Pranowo Tata Pedagang Pasar Blora yang Berjualan di Tepi Jalan
Cagub Jateng Ganjar Pranowo berdialog dengan pedagang pasar Blora. Foto Okezone
A
A
A

BLORA – Calon Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meninjau Pasar Blora, Kelurahan Kauman, Kecamatan Blora Kota Rabu (4/4/2018).

Kondisi pasar Ganjar saat itu semrawaut karena banyaknya para pedangan yang memilih berjualan di luar bangunan pasar. Akibatnya, kondisinya menjadi tidak teratur.

Sebagian pedagang justru memadati bagian sisi timur pasar atau di seputaran jalan masuk MR Iskandar.

Para pedagang lebih memilih menggelar lapak di sebagian lajur kanan dan kiri jalan. Lebar jalan yang seharusnya 7 meter lebih, tersisa sekitar 2-3 meter imbas sesaknya pedagang.

Ganjar yang berpasangan dengan Taj Yasin di Pilkada Jateng ini, menanyakan alasan pedagang lebih memilih menggelar dagangannya di luar daripada harus berjualan di lapak yang disiapkan. Ternyata, sepinya pembeli masuk ke dalam pasar menjadi penyebabnya.

"Niki wonten nopo kok sadeane wonten jawi, ibu-ibu? (Ini ada apa kok jualannya di luar, ibu-ibu?)" tanya Ganjar, Rabu (4/4/2018).

Kepada para pedagang Pasar Blora, Ganjar sampaikan dirinya akan membantu agar pembeli masuk ke dalam pasar mendatangkan pembeli ke dalam pasar, namun pedagang juga harus konsisten tidak lagi berjualan di pinggir jalan lagi.

"Nanti akan saya komunikasikan dengan Bupati Blora. Asal mau pindah ya," pesan Ganjar.

Semua itu lanjutnya harus ada komunikasi antara pemerintah kabupaten (pemkab) dengan pedagang.

Pada prinsipnya pedagang siap untuk kembali berjualan di dalam pasar, asalkan semua pedagang mendapatkan tempat yang sama.

Ganjar mencontohkan keberhasilan Pemkot Surakarta saat memindahkan pedagang Pasar Klithikan, saat era Joko Widodo. Kala itu di tempat yang baru pedagang khawatir sepinya pembeli. Dan ide Jokowi adalah semua pembeli dikasih karcis.

"Dan karcis ini diundi. Hadiahnya mobil. Maka mobil ini menjadi rangsangan orang untuk mau belanja ke pasar baru," jelasnya.

Ganjar juga sampaikan bagaimana cara membenahi kondisi pasar, menarik minat pembeli agar mau masuk ke dalam pasar sekaligus menata pedagang berjualan dalam pasar.

"Satu, dibentuk paguyuban. Kalau sudah ada paguyuban, ada respresentasi dari para pedagang. Tidak mungkin juga jualan di pinggir jalan, karena memenuhi jalan," ucapnya.

Sedangkan cara yang kedua adalah setiap sore diiklankan di media dengan biaya dari Pemda. Maka cara ini sebenarnya bisa dijadikan semacam acuan, perbandingan, agar pemindahan pasar menjadi lebih baik.

(Rachmat Fahzry)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement