nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jenazah Bule Slovakia yang Tewas di Gunung Merbabu Dikremasi Tanpa Dihadiri Keluarga

Taufik Budi, Jurnalis · Senin 16 April 2018 14:41 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 16 512 1887238 jenazah-bule-slovakia-yang-tewas-di-gunung-merbabu-dikremasi-tanpa-dihadiri-keluarga-OibOtzbyfV.jpg Ilustrasi (Okezone)

SEMARANG – Jenazah Andrey Voytech, warga Slovakia yang tewas di Gunung Merbabu akhirnya dikremasi di kawasan Kedungmundu, Semarang, Jawa Tengah. Prosesi kremasi tanpa dihadiri oleh keluarga almarhum.

Kepala Basarnas Jawa Tengah, Noer Isrodin Muchlisin mengatakan bahwa proses kremasi itu atas permintaan dari Kedubes Slovakia dan pihak keluarga. Jenazah Andrey yang selama ini disimpan dalam kamar jenazah RSUP Kariadi, Semarang, kemudian dibawa ke tempat pemulasaran (krematorium) di kawasan Kedungmundu.

"Jenazah Andrey dikremasi hari ini. Kami menyiapkan petugas untuk mengawal prosesi kremasi di Krematorium Kedungmundu, setelah ada permintaan dari pihak kelurga juga," ujar Noer, Senin (16/4/2018).

Pihak Kedutaan Slovakia juga meminta seluruh barang peninggalan almarhum termasuk pakaian, tas, dan perangkat elektronik supaya disertakan dalam pemulasaraan jenazah. Sesuai permintaan, semua barang itu turut disertakan di dekat jenazah.

Dalam pelaksanaan kremasi tersebut, keluarga memberi kuasa kepada Rindang Krisnavianto Tulu, anggota Basarnas Jawa Tengah yang selama ini selalu berkomunikasi dengan keluarga di Slovakia untuk memberi perkembangan proses pencarian Andrey.

Dikutip dari Antara, saat pelaksanaan kremasi, teman wanita Andrey selama berada di Indonesia, Sistha Amina Verdiani, juga datang langsung untuk melepas jenazahnya.

Rindang mengaku mendapat kuasa dari kedua orangtua Andrey untuk mengurus berbagai hal berkaitan dengan jenazah hingga proses pascakremasi. Ia menyebut kremasi terhadap Andrey ini merupakan permintaan pihak keluarga.

(Baca juga: Pendaki Asing yang Tewas di Gunung Merbabu Ternyata Punya Tiga Paspor)

"Keluarga menyampaikan permintaan terakhir almarhum saat masih hidup agar jenazahnya nanti dikremasi dan abunya dibawa ke Slovakia," katanya.

Saat pelaksanaan kremasi pun, Rindang juga melakukan video call secara langsung dengan pihak keluarga agar mengetahui prosesi yang berjalan. Usai dikremasi, lanjut dia, seluruh barang beserta abu jenazah Andrey akan diserahkan ke Kedutaan Besar Slovakia di Jakarta. "Setelah ini akan dikoordinasikan dengan kedutaan, mungkin butuh beberapa waktu," katanya.

Sebagaimana diketahui, Andrey Voytech ditemukan tak bernyawa pada Sabtu 7 April, setelah sepekan menghilang tanpa kabar. Jenazahnya ditemukan di dasar jurang Gunung Merbabu tepatnya di aliran Sungai Kalimenek. Korban diduga terjatuh dari ketinggian sekira 13 meter.

"Andrey ini merupakan warga asli Slovakia. Kemudian dia tumbuh besar besar dan menetap di Kanada. Selanjutnya dia bekerja cukup lama di Australia. Kemungkinan setelah itu, dia fokus di Selandia Baru dan Kanada. Hal itulah yang sempat membuat identitasnya agak rancu," pungkasnya.

 

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini